"Aku ke kampus dulu, Pa," pamit gadis yang tidak lain adalah putri pengacara Hendrawan itu sembari mencium punggung tangan sang papa. "Hati-hati, Sayang," balas Hendrawan. Gadis itu mengangguk lalu meninggalkan kantor sang papa. "Ada yang bisa saya bantu?" tanya pengacara Hendrawan kepada Ferra dan Leon yang masih berdiri di dekatnya. "Kami ingin menggunakan jasa Pak Hendrawan," balas Leon. "Oh baiklah. Silakan masuk!" Hendrawan berjalan memasuki ruangannya di ikuti Ferra dan Leon. Keduanya pun dipersilahkan duduk. Ferra mengutarakan tujuannya untuk meminta Pengacara Hendrawan menjadi kuasa hukum Johansyah atas kasusnya yang diduga terlibat dalam bisnis terlarang dan penyeludupan barang-barang ilegal serta obat-obat terlarang. Ferra memastikan kalau suaminya bersih dan tidak terlibat

