Bab 25. Dua Pilihan

1157 Words

"Beristirahatlah! Kalau kamu butuh sesuatu, panggil Bik Inem. Dia akan melayani semua kebutuhan kamu. Ingat, jangan keluar kamar, apalagi turun," ucap Leon sembari mengancingkan baju kemejanya dan bersiap ke kantor. Semalam Leon memilih tidur di sofa agar Ara nyaman beristirahat. Lelaki itu hampir satu jam sekali terbangun untuk mengecek kondisi Ara. Bahkan Leon sempat memandangi Ara yang sedang tertidur pulas karena pengaruh obat dalam waktu yang lama. "Tuan muda, sebenarnya saya masih takut. Saya--" "Aku tahu kamu takut pada Mommy dan Icha. Kamu pasti belum percaya kalau mereka benar-benar baik. Sama halnya kamu juga belum percaya padaku." Ara terdiam. Ternyata Leon tahu apa yang menjadi kekhawatirannya. "Ini kunci kamar. Selama aku kerja kamu kunci saja kamarnya. Kalau bukan Inem

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD