"Ara, kamu kenapa?" tanya Inem, salah satu asisten rumah tangga yang bekerja di keluarga Johansyah saat melihat wajah Ara yang pucat seusai menyapu dan mengepel beberapa ruangan. Gadis itu tampak lelah dan memegang perutnya yang terasa nyeri. Semenjak hamil, fisik Ara memang gampang lelah tidak seperti sebelum berbadan dua. "Saya pusing sekali, Teh. Perut saya juga terasa nyeri," jawab Ara yang memanggil Inem dengan sebutan Teh, mengingat usia wanita itu jauh lebih tua darinya. Ara Memegang perutnya yang terasa nyeri sembari menyandarkan punggungnya di tembok dapur. "Kalau kamu capek, istirahat dulu. Nanti biar Teteh yang lanjutin bersihin ruangan yang lain," ucap Inem sembari mematikan kompor. Wanita itu sudah selesai memasak dan bermaksud membantu Ara membersihkan ruangan yang lain kar

