Bab 41. Dijebak

1077 Words

"Mas, kamu sudah pulang? Wajah kamu kenapa? Kok memar begitu?" tanya Ara saat suaminya pulang. Jarum jam menunjukkan pukul sebelas malam. "Kamu belum tidur?" Bukannya menjawab pertanyaan Ara, Leon malah balik bertanya. "Tadi sudah tidur, Mas. Tapi tiba-tiba pengen di kamar mandi," balas Ara bohong. Sesungguhnya sedari tadi wanita itu tidak bisa tidur karena perasaannya tidak enak menunggu Leon pulang. "Sebentar, Mas. Aku ambilkan air hangat. Luka-luka di wajah kamu ini harus dikompres, biar nggak bengkak." Ucapan Ara membuat Leon tersenyum. Sedangkan Ara bergegas ke dapur dan memanaskan air di panci kecil. Setelah air tersebut hangat, wanita itu lalu menuangnya ke wadah dan mengambil kain, lalu membawanya ke kamar. Ara mencelupkan kain itu ke dalam air hangat, lalu mengompreskannya p

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD