Ify's side ya gaes... . . . . . . *** "Aku marah dan kecewa itu wajar dan hak aku, Bang. Tapi kamu udah berusaha untuk menjelaskan semuanya. Aku hargai itu. Dan selamat ulang tahun suami ku!". Setelah gue mengucapkan itu ke Rio. Dia terdiam tak bergeming. Gue memilih ke dapur untuk menyiapkan makan malam kami. Namun tangan gue ditarik kembali olehnya. Heran kenapa suka banget narik-narik gue sih?! "Kamu beneran udah maafin aku, kan Fy?". Gue mengangguk santai. Toh, Rio sudah berusaha untuk menjelaskan semuanya. Dia hanya membantu. Rasa cemburu dan kecewa pasti ada karena dari awal dia tidak cerita ke gue. Kalau cerita, gue pun bisa memaklumi nya. Baik nya gue. Kok gue terlalu baik sih? Kayak di sinetron hidayah aja. Ehe. "Maafin aku sekali l

