Empat hari sudah Rega tanpa Tania. Selama itu juga dia menutup diri dan bersembunyi dari dunia. Namun, hari ini dia mencoba bangkit dari belenggu patah hati, dia sudah memutuskan untuk berdamai dengan egonya sendiri. Rega duduk di tepi ranjang, siku dengan lututnya beradu. Memikirkan tentang keadaan Tania saat ini. Dia berniat untuk mencari Tania malam ini, meski dia tak tahu harus mencari Tania kemana. Namun, dia mengingat kembali saat Rinda datang membawa kabar tentang Tania kemarin sore. Dia ingat Rinda sempat memberinya secarik kertas tentang keberadaan Tania. Rega sibuk membuka laci satu persatu mencari kertas tersebut, namun tak dia temukan. Rega menghela napas, mencoba mengingat kembali kejadian kemarin. Dia berlari menuruni anak tangga, tapi tiba-tiba gerakannya melambat sesaat

