Elena duduk termenung di balkon apartement, cahaya lampu temaram dan gedung-gedung tinggi yang gemerlap riuh memanjakan mata. Pemandangan ini membuat Elena sedikit lebih tenang, sudah 2 hari sejak kedatangan Adrian waktu itu. Elena meminta waktu untuk memikirkan permintaan Adrian saat itu. Sebuah permintaan yang bahkan bagi Elena sulit diwujudkan dalam hidupnya, meski begitu dirinya tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan hidup bahagia dengan pasangan yang dicintainya jika memungkinkan. Elena sebenarnya merasa bersalah menolak permintaan Adrian, walau bagaimanapun Adrian lah yang telah membawanya ke kehidupan yang jauh lebih baik dan berubah 180 derajat. Tapi dirinya tidak mungkin menikah hanya karena alasan perjanjian, baginya pernikahan adalah hal yang sakral dan harus dilakukan atas das

