Adrian membuka matanya perlahan, kepalanya terasa berat dan matanya pun terasa sembab. Ia ingat semalam dirinya menangis di hadapan Elena, tapi entah mengapa dirinya justru tidak merasa malu menceritakan semua, justru perasaannya jadi ikut lega. Sejak awal alasan Adrian tidak pernah mempermasalahkan masalah kehidupan Elena karena baginya hidupnya pun tak kalah rumitnya. Hidupnya dahulu penuh dengan kepiluan, hampir setiap hari dirinya melihat ibunya menangis dan sesekali bertengkar hebat. Itu sebabnya dirinya lebih menyukai aktifitas diluar rumah. Sebenarnya Renata mengetahui masalah ini, tapi dia tidak tahu bahwa alasan Adrian selalu menolak ajakannya untuk menikah adalah karena dirinya tidak merasakan kebahagiaan dalam rumahnya. Sejak kecil ayahnya tidak benar-benar memperlakukannya de

