Impian dan Keegoisan

1781 Words

Elena duduk disofa, dibukanya pintu kamar Adrian lebar-lebar. Dia sengaja membuka pintu kamar itu agar bisa melihat jelas Adrian yang saat ini masih tertidur pulas, dia enggan kalau harus duduk dikamar menemani Adrian apalagi disaat Adrian masih tertidur lelap seperti ini. Alasannya jelas, karena Elena merasa tidak nyaman dan juga karena ia masih kesal dengan Adrian. Cukup lama ia duduk memperhatikan Adrian dari arah sofa tempat ia duduk. Dalam hening ingatannya tentang sikap Adrian seakan terputar kembali. Wajah Renata juga ikut terbayang disana, membuatnya kesal dan ingin segera bisa melupakan kejadian hari ini. Beberapa saat menunggu, Elena mencoba menyingkirkan rasa lelahnya. Ia masih memiliki tugas untuk memastikan Adrian makan dan minum obat saat terbangun nanti. Tapi jika tak kunju

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD