Elena mengerjapkan matanya, kesadarannya belum sepenuhnya pulih. Rasa kantuk juga seakan masih menguasainya. Samar-samar dia melihat bayangan seseorang di hadapannya. Sosok itu terlihat memejamkan matanya karena lelap tertidur. Setelah mencoba memfokuskan pandangannya barulah Elena sadar siapa sosok yang berbaring Disampingnya saat ini. Elena terlonjak kaget, dia melihat Adrian yang tertidur pulas. Saat Elena membuka mata wajah mereka tepat berhadapan, sontak Elena menjauhkan wajahnya dari Adrian. “Ohh Tuhan, kenapa aku tertidur disini.” Batin Elena merasa malu. Dia mencoba mengingat-ingat apa yang terjadi semalam, rasanya dirinya tertidur di kursi. Tapi ditengah rasa kantuk yang berat Elena bangkit dari kursi karena merasa seluruh tubuhnya menjadi pegal karena lama tertidur di kursi.

