Sandi baru saja tiba dibar milik madam Rose, dia langsung menuju kesana setelah meninggalkan Adrian, nyonya Lucy dan Elena di restoran hotel. Ia pun belum sempat menghabiskan makanan yang dipesannya. Saat Sandi masuk semua mata tertuju padanya, para wanita disana terlihat mencoba menggoda Sandi dengan kode gerakan tubuh memanggil agar Sandi mau duduk minum bersama mereka. Tapi Sandi tidak memperhatikan apapun, Sandi hanya berjalan dengan santai menuju ruangan Madam Rose. Sandi sempat ditahan oleh penjaga sampai akhirnya dia berhasil masuk ke dalam ruangan khusus milik Madam Rose. Saat berhasil masuk. Benar saja didalam sudah ada pak Bram pengacaranya yang masih setia mengurus semua hal yang terjadi disini. “Selamat siang Madam Rose.” Sapa Sandi ramah. Namun Madam Rose justru bersikap

