Matahari sudah terbenam, hari juga sudah mulai menggelap, Sean yang seharian bermain tanpa tidur siangpun sudah terlelap selama perjalanan pulang. Keluarga kecil itu sampai dengan selamat dikediaman mereka. Bukannya senang habis bermain seharian seorang laki-laki yang berperan sebagai Ayah itu sedari tadi hanya memasang muka kusut dan irit bicara. Setelah mengganti pakaian Sean dengan perlahan menggunakan pakaian yang lebih nyaman untuk tidur, Lentera lebih memilih masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan diri ketimbang menenangkan sang Suami. 10 menit sudah Lentera mandi dan keluar menggunakan piyama tidurnya dan bersiap untuk tidur, melihat Sehun yang mengelus pipi Sean lembut membuatnya menegurnya. "Jangan diusik nanti bangun, sana mandi" ucap Lentera khas nada memerintah,

