Tentang Kita

1606 Words

Ara menjalankan hari-harinya seperti biasa. Tidak pernah ia melihat Julian dekat kantornya lagi. Ara sempat mengira pria itu akan datang kembali, tapi itu hanya ada dalam mimpi. Ada perasaan kesal saat tahu Julian tak mengabarinya. Pagi itu saat duduk di kursi kerja semangatnya langsung menguap. Tidak ada niat untuk membuka laptop. Sejenak ia melamun sampai seorang kawan memanggil namanya. "Ra, lo diminta ke HR," ucap teman kantornya. Ara mengangguk lalu bergegas ke ruang personalia. Kembali ia menghela napas sebelum mengetuk pintu. Suara pria tua di dalam sana memintanya masuk. Ara kaget melihat Mawar duduk sambil melambaikan tangannya. "Ara sini duduk!" Gadis itu menurut lalu duduk di samping Mawar menghadap pria tua yang merupakan kepala personalia. Ara kebingungan melihat temannya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD