"Nara, Sayang, kamukah itu?" ulang Kaizar, langkahnya terus menuju ambang pintu. Hingga akhirnya dia melihat sosok wanita cantik di hadapannya. Nahas, wajahnya tak terlihat jelas, karena efek dari minuman keras yang Kaizar tenggak. Beberapa kali Kaizar menggeleng, untuk mengembalikan fokusnya. Namun, tidak bisa, kepalanya semakin berat, pria itu memijat keningnya beberapa kali hingga akhirnya tubuh atletis itu ambruk di lantai. Wanita yang datang ke apartemennya memghambur ke arah Kaizar lalu menggoyang-goyang tubuh kekar itu. "Kai, bangun! Kai! Aish, sial!" geramnya karena Kaizar tak kunjung bangun. "Harusnya dia jangan pingsan, dan menganggapku sebagai Nara. Kevin! Kevin!" umpatnya, lantas memanggil seseorang yang ikut dengannya. Tak lama pria berkacamata dengan rambut klimis itu m

