CHAPTER 12

1655 Words

Lea terbaring sama sepertinya Kaffa yang sudah tertidur pulas. Hari sudah sangat larut. Untungnya besok hari libur, dia tidak perlu bangun terlalu pagi. Tok.. Tok.. Tok.. Terdengar suara ketukan pintu kamar Lea. Ia pun membuka pintunya yang sudah di kunci. CEKLEK "Kak Dio." Ucap Lea pelan khawatir Kaffa terbangun. "Aku mau ngomong sama kamu. Udah makan belum, temani aku makan mie ayam simpang depan yuk." Ajak dio. "Ehhhhhmmmm." Lea seperti berpikir menoleh ke arah Kaffa yang sudah tertidur. "Boleh, tunggu. Aku ganti baju dulu, kak." Ucap Lea lalu menutup pintunya. Padahal Lea sudah mengenakan piyama siap untuk tidur. Tapi ia pun tak tega dengan Dio. Dia pun menemani Dio. "Ayo, kak. Lea Udah siap nih." Seru Lea lalu menutup pintu kamarnya pelan. Dio dan Lea turun yang kebetulan a

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD