Setahun berkuliah, aku mendapat kabar Kak Hana akhirnya menikah. Aku bahagia banget dan lega, artinya pernikahanku dengan Rindu juga gak akan terhambat. Aku dan Rindu kembali ke Jakarta untuk menghadiri pernikahan Kak Hana. Betepatan dengan libur akhir semesterku yang lumayan panjang sekitar tiga bulan, membuat aku bisa lama di Jakarta. Kamu dan Kak Icha kompak ngurusin persiapan pernikahan Kak Hana. Semuanya sama dengan kejadian dulu setelah melewati ujian profesi kedokteran kemudian internship selama setahun dia berjuang, mereka didesak menikah takut kali Kak Hana mikir untuk lanjut spesialis dan semakin lama nunggu. Aku juga salah satu yang menentang itu. Nungguin Kak Hana spesialis, pasti berdampak pada pernikahanku dengan Rindu, masa iya tunangan terus. Aku juga bisa tenang, karena

