30

4437 Words

Enam tahun. Karen tahu, enam tahun bukan waktu yang sebentar untuk mengganti marga yang menjadi kebanggaannya dengan marga lain yang jauh lebih besar dan berkuasa. Juga berpengaruh pada kehidupannya. Maritz Karen tidak pernah menyesal mengganti marga belakang yang menjadi penopang kehidupannya dengan marga baru yang ia sandang. Marga barunya memberinya kekuatan berarti. Ada banyak hal yang terjadi di hidupnya setelah menikah. Seperti dirinya yang merelakan kebahagiaan adiknya, dia juga harus bahagia. Karen tidak lagi melihat ada wajah ketakutan dan gelisah milik Ayyara, adik perempuannya. Ayyara sudah bahagia bersama keluarganya. Kehadiran putra tampannya menambah kebahagiaan itu sendiri. Karen tersenyum kecil. Padahal baru saja dia dan Ayyara bertemu. Bersama putranya, Arsalan. Karen

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD