Dengan jantung berdebar Dira berjalan ke kamarnya, sedikit jengkel karena perintah tidak masuk akal Ethan. Pekerjaan menumpuk? Sejak kapan ia punya pekerjaan menumpuk? Dira membuka pintu kamarnya, berharap menemukan sesuatu yang berbeda yang akan menghapus rasa penasarannya. Tidak ada yang aneh. Dira menutup pintu di kamarnya, mengedarkan pandangan ke seluruh penjuru ruangan hingga pandangannya jatuh tertumbuk pada kertas yang ada di atas meja dekat tempat tidurnya. Dira meletakkan tasnya begitu saja. Ia tidak bisa menyingkirkan firasat buruk yang tiba-tiba menyelinap. Apa itu perjanjian lain yang harus ia sepakati? Dira meraihnya dengan tangan sedikit gemetar, membuka dan membaca halaman demi halaman. Satu detik menjadi satu menit dan akhirnya tiga puluh menit berlalu, tapi Dira masih t

