“b******k! Aku membayarmu untuk mengatasi masalah itu, Levo, jika dalam dua jam aku tidak mendapat berita memuaskan aku akan menendang bokongmu dan memastikan kau hidup di jalanan!” Ethan melempar ponselnya ke lantai, meninggalkan bunyi nyaring yang memekakkan telinga. Dira terperanjat dan melompat dari tempatnya berdiri. Ia berkedip, menatap Ethan dengan eskrpesi terkejut. Ketegangan memacar dari tubuh Ethan seperti bara api yang siap membakar siapa saja yang mendekat. Rahangnya mengeras, dan napasnya memburu, seolah menahan badai yang hampir meledak dalam dirinya. Dira menelan ludah. Ia tahu Ethan marah besar karena sesuatu. Sayangnya, pria itu tidak mau berbagi dengannya. Sejak tiba di Athena Ethan sudah sibuk bekerja. Pria itu nyaris tidak pernah meninggalkan ruangannya meski cuaca d

