BAB 37

1264 Words

“Kau bilang apa?” Ethan baru tiba di kantor, kopi hitam miliknya bahkan belum tersentuh saat Riko memberitahunya kabar buruk tersebut. Mata birunya yang tajam menatap pria bersetelan rapid an kaku itu dengan penuh perhitungan. Riko yang ditatap seperti itu berusaha mempertahankan ketenangannya. Meski itu bukan hal yang mudah mengingat reputasi Ethan yang memang dikenal sebagai sosok dingin dengan mulut tajam. “Berita soal kapal yang mengalami masalah mulai ramai di media local. Tapi ini bukan liputan biasa—narasinya sudah dipelintir. Mereka menulis seolah-olah perusahaan ini tidak kompeten. Beberapa bahkan menyebut insiden ini membahayakan nyawa kru kapal, meskipun itu jelas tidak benar.” Ethan menggertakkan gigitnya. Setelah kapal, sekarang ada yang berusaha mempengaruhi citra perusaha

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD