Ethan bahkan tidak menyadari kehadirannya. Apa pun yang mengganggu pria itu, ia yakin masalahnya cukup berat. Ia tidak pernah melihat Ethan begitu gelisah sampai-sampai tidak menyadari keadaan di sekelilingnya. Atau mungkin pria itu memang tidak pernah menunjukkannya. Sekarang pun ia bisa melihat kerapuhan singkat itu karena Ethan tidak menyadari ada orang yang memperhatikannya. Ia yakin begitu ia bersuara selubung yang selalu menutupi emosinya akan segera muncul. “Kau baik-baik saja?” Sesaat yang mengerikan Dira melihat kegelapan di sorot mata birunya, tapi kemudian kelegaan menggantikan emosi gelap itu. Dira mengerutkan kening. Apa yang begitu mengganggu Ethan? Akankah Ethan mengatakannya jika ia bertanya? Dira meragukannya. Ethan tidak pernah menceritakan masalahnya bahkan untuk hal

