Mengagumimu adalah hobiku.. Menyapamu adalah kebiasaanku.. Menginginkanmu adalah mimpiku.. Menjauh darimu adalah deritaku.. Mendoakanmu adalah kewajibanku.. ***** Elvina terus menundukan kepalanya saat diantar pulang oleh Aisyah. Sesekali memang Elvina menoleh ke jendela di sebelahnya. Melihat kendaraan yang lewat di sampingnya. Namun Elvina sama sekali tak berani menoleh ke depan apalagi menoleh ke kanan melihat Aisyah yang fokus mengendarai mobilnya. “Elvina, kamu kok kayaknya tegang gitu duduk disebelah saya?” Tanya Aisyah. “Eh, a-anu Bu.. Saya cuma deg-degan aja diantar sama Ibu.” Jawab Elvina terbata. “Loh, memangnya kenapa? Muka saya seram ya?” “Bu-bukan gitu, Bu. Ibu kan Ibunya Uwais, atasan saya. Istrinya Pak Rendi juga, pemimpin perusahaan. Yaa.. saya jadi grogi aj

