Mission 19

1822 Words

“Boleh ya, Uwais? Aku melamar jadi sekretaris pribadi kamu..” pinta Sherly memohon. “Kalau itu …” Sherly menatap Uwais penuh harap menunggu jawaban yang diberikan oleh Uwais. “Kalau itu, aku hanya ingin Elvina yang jadi sekretarisku.” Uwais memberikan jawabannya. “Segitu cintanya kamu sama si Elvina itu sampai-sampai kamu menolakku lagi. Huufff…” Sherly menghela nafas panjang menunjukan kekecewaannya. “Elvina sudah sangat berpengalaman dalam pekerjaan ini. Jujur saja, aku sudah banyak terbantu olehnya mulai dari mempelajari pekerjaan yang Ayah berikan sampai aku bisa menghandle semuanya sendiri.” Sherly merengut. Bahkan untuk menjadi sekretaris Uwais saja dia ditolak. Cinta Uwais memang hanya untuk Elvina. “Uwais, kamu gak lupa kan kalau satu bulan sebelum ulang tahun kamu itu adal

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD