Suasana hati Devandra sedang sangat bahagia malam ini. Dia benar-benar tidak bisa menutup matanya untuk tidur. Di dalam kamarnya yang sudah selesai direnovasi Devandra terus saja menatap langit-langit kamarnya dalam keadaan berbaring di tempat tidurnya. "Tadi itu bukan mimpi 'kan ya? Ciuman Arumi lembut banget, hehehe ....," gumamnya sampai terkekeh. Diraba terus menerus bibirnya sambil mengingat kembali kecupan lembut dari sang istri. Kemudian dia tersenyum lalu menyengir karena terlalu bahagia mengingat kembali momen yang sangat langka tersebut. "Kok gue kayak orang gila gini sih nyengir-nyengir sendirian!" serunya seraya mengganti arah posisi tidurnya. Sebelumnya, Devandra mengantar Arumi kembali ke kamarnya. Tangan Arumi digenggamnya dengan sangat erat saat diantarkan sampai depan

