Laras terkikik, dia melangkah menuju gerbang depan rumah Kevin. Namun langkah kakinya terhalang oleh satpam yang menjaga pintu gerbang. "Aku ingin bertemu Kevin, apakah dia ada di dalam?" tanya Laras dengan cemberut, merasa bahwa ini sangat buang-buang waktu. Pak satpam memiliki wajah yang tegas dan tegak, tampaknya memiliki kelumpuhan wajah sehingga tidak ada ekspresi yang bisa dilihat di sana. "Tuan muda Kevin ada di dalam, aku akan memberitahukannya tentang kedatangan Anda." Itu yang dia katakan dengan sopan, namun sama sekali tidak berniat membukakan pintu gerbang untuk Laras sama sekali. Laras melotot marah, "Ini kejutan. Anda sudah tua dan tidak tahu apa-apa tentang cinta masa remaja. Jika Kevin tahu kedatanganku, itu bukan kejutan lagi dan tidak menarik sama sekali." Namun saya

