Sialan! Wanita itu berhasil menemui Gishla setiap di sekolah, dan Lucas baru mengetahuinya sekarang. Hal itu sudah terjadi selama dua minggu berturut-turut. Gishla yang polos dan selalu mengatakan apa pun padanya, tak pernah berbicara soal ini setiap kali bocah itu mengoceh di meja makan atau pun sedang bersantai bersama. Lucas tidak akan tahu jika saja Bailey tidak memberikannya informasi. Bahkan saking marahnya, Lucas sampai memarahi Bailey yang tidak bersalah. “Sir, Nona Rebecca ingin bertemu.” Amberly masuk ke ruangannya setelah mengetuk pintu. “Di mana dia?” “Masih di lobi, Sir. Resepsionis baru saja menelepon saya.” Lucas memejamkan matanya untuk sesaat. Apa lagi yang wanita itu inginkan darinya? Harusnya menemui Gishla saja sudah cukup untuk wanita itu. “Suruh dia dan sekuriti

