Bab 10. Sepupu, Selingkuhan dan Mas Azam

2068 Words

*** Kulajukan motorku dengan pelan. Sama seperti tadi dan sebulan ini, diriku membawa motor dengan kecepatan yang biasa-biasa saja. Tak lupa aku membaca do’a agar perjalananku menuju rumah baik-baik saja. Sesungguhnya, berdoa sebelum melakukan perjalanan adalah kebiasaanku meskipun dulu aku hanya naik angkot atau berjalan kaki saja. Aku merasa terlindungi ketika membawa Allah dalam setiap langkahku. Kekhawatiranku akan sesuatu berkurang begitu mengingat bahwa Allah selalu berada di sisiku. Iya, begitulah. Aku percaya Allah tak pernah meninggalkanku barang sedikitpun. Allah menjagaku dan melindungiku dengan cara yang tidak akan pernah aku mengerti, yang aku tahu Allah tidak akan mengabaikanku ketika aku memohon perlindungan darinya. Aku tersenyum, dengan membaca bismililah aku melewa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD