"kak ghea temen kampus kak Sam? " tanya Hani
"iya aku temen kampus nya, yaudah lanjutin makannya, Sam aku pergi dulu ya" ghea pamit pergi kembali kemejanya
"iya" Sam tersenyum
"aku lihat kakak sepertinya memandang nya berbeda, hayooooo""" Hani meledel Sam
"Ssssstttttt, jangan keras keras". Sam mengecilkan suara nya.
" kenapa sih kak? "
"udah gpp buruan diabisin makanan nya, nanti keburu gak enak loo"
"iyaaa"
Ghea adalah temen kuliah Sam, tapi sekarang ghea sudah lulu S1 dan tidak melanjutkan s2. ghea sedang bekerja di sebuah perusahaan tempat dia magang dulu.
yaa ghea cukup membuat Sam tertarik. karena dia gak hanya cantik, dia juga smart dan mempunyai attitude yang bagus.
tapi sepertinya akan sudah untuk mendapatkan ghea, karna ghea terlalu fokus dengan pekerjaan nya, dulu waktu masih kulia ghea juga fokus dengan kuliah nya, ghea tergolong sebagai anak dengan IPK tinggi.
***__
krrrrrrrrrrrriiiiiiiiiinnnnngggggggg.... jam bekerja Hani berbunyi
seperti biasa Hani bergegas bangun siap siap ke sekolah. mbk Tri juga datang lebih pagi karna harus menyiapkan sarapan untuk Hani dan samudera.
"ting.. tong... tong... tong" suara bell rumah Hani berbunyi.
"siapa yang dateng pagi pagi", ucap Hani sambil menyendok makannya
" biar saya yang buka non", ucap mbk Tri
"udah mbk Tri biar Samudera aja yang buka, mbk Tri lanjut pekerjaan mbk Tri aja" ucap Rafka sambil berjalan menuju pintu depan.
suara pintu terbuka, seorang cowo dengan raut wajah gerogi sedang berdiri didepan pintu rumah Hani.
"oh ada temannya Hani, emmm Rafka yaaa? ayoo masuk", ucap Sam pada Rafka
iya Rafka lah yang pagi pagi datang kerumah Hani. Rafka berniat mengajak Hani berangkat sekolah bersama. iya walau belom bilang dulu sama Hani.
" emh gak usah Kak, Rafka disini aja, Rafka mau minta izin sama kak samudera untuk mengajak Hani berangkat sekolah bersama"! jelas Rafka dengan sangt gugup
"ayoo gpp masuk dulu kita sarapan bareng, Hani sedang sarapan", ajak samudera
" Rafka sudah sarapan dirumah Kak, apa boleh Rafka mengajak Hani berangkat bersama ? "
dalam hati samudera, ni anak cowo banget. mau ngajakin adik gue berangkat aja izin dulu loo sama gue. gue suka nih sama anak yang kayak gini.
"emm boleh donk, gue malah seneng loe mau jemput Hani, tapi apa Hani sudah tau kalo loe mau jemput dia? "
"emm belom kak"
"yaudah kalo gamau masuk duduk dulu aja disini, gue panggil in Hani ya"!
" iya kak"
samudera menghampiri Hani di meja makan.
" ciye Hani, tuh didepan dah ada yang nungguin, mau ngajakin berangkat sekolah katanya" ucap Samudra dengan nada menggoda Hani.
"hah, emang ada siapa didepan kak? " Hani penasaran
"Rafka", jawab samudera
"uhuk uhuk uhuk", Hani terbatuk batuk mendengar nama Rafka
" eeehhh pelan pelan makannya, nih nih minum dulu", samudera menyodorkan minum pada Hani.
"beneran kak didepan ada Rafka? " Hani bertanya lagi seakan tak percaya Rafka pagi pagi datang menemui nya
"iyaa bener Rafka, dia sudah minta izin ke kakak mau ngajakin kamu berangkat sekolah bareng", jelas samudera
" Rafka gantle banget sih langsung izin ke kak Sam, padahal dia belom bilang dulu ke aku kalo mau jemput ", batin Hani
" heh kok bengong! "?
.
"ehhh emmm kakak ngizinin Hani berangkat bareng Rafka? "
"ya tentu, kakak suka, dia bener bener laki laki gantle, udah buruan berangkat gih gak enak dia nunggu lama" ucap samudera
"emm iya kak", Hani berangkat
diluar Rafka sangat lah gerogi, bagaimana nanti dia akan menghadapi Hani, sedangkan dia belom menghubungi Hani dulu sebelum kesini.
" pagi Rafka", sapa Hani
"pagi Hanindya", Rafka tersenyum
"emmmm emmmmm, " Hani terlihat bingung mau ngomong apa
"udah siap yuk berangkat",! ucap Rafka
" emm ayuk", jawab Hani
"Hani Rafka tunggu, " Sam menghentikan langkah Hani dan Rafka
"ada apa kak? " tanya Hani
"emm Rafka apa bisa nanti pulang sekolah antar Hani pulang? gue minta tolong sama loe! " ucap Sam
"oh iya kak tentu bisa, aku akan mengantar Hani pulang", jawab Rafka
" oke makasih ya!, titip jagain Hani disekolah, dan Hati hati", ucap samudera
"iya kak, aku akan jagain Hani", jawab Rafka
Rafka merasa senang, kakak Hani baik padanya, dan juga memintanya untuk menjaga Hani.
Rafka dan Hani sudah sampai di sekolah. Rangga melihat Hani turun dari motor Rafka diparkiran. saat itu dia juga baru datang dan masih diparkiran untuk memarkirkan motor nya.
"kok Hani bisa berangkat bareng anak itu,? " batin Rangga
"Hai Hani," sapa Rangga mendekati Hani yang baru aja turun dari motor Rafka
"Hai Rangga, loe baru sampai juga? " tanya Hani
"iya Hani, kok loe bisa barengan sama Rafka? ", tanya Rangga penasaran
" emm iya, Rafka ngajakin berangkat sekolah bareng", jawab Hani
"s**l gue yang rumahnya deket sama Hani aja belom pernah bareng sama Hani kesekolah" batin Rangga
"Hani ayo ke kelas"! Rafka mengajak Hani masuk ke kelas
" ohh iya ayokk"
"Rangga kita ke kelas dulu ya bye"
Hani dan Rafka melangkahkan kaki meninggalkan area parkir. saat sampai ditangga tangan Hani tiba tiba ada yang menarik.
"auh", ucap Hani
Rafka langsung menghentikan langkah nya, dan melihat ada riko yang menarik tangan Hani
" Hani, baru dateng yaa", ucap riko
"kak riko lepasin tangan Hani sakit", Hani mencoba melepas pergelangan tangannya yang dipegang riko erat erat.
" eh lepasin tangan Hani"! ucap Rafka dengan ekspresi marah
"apaan sih loe sapa ikut ikut an aja", riko mengelak dan tak melepas tangan Hani.
" lepasin kalau loe gamau gue bikin bonyok", ucap Rafka
"kak lepasin Hani, ini sangat sakit", ucap Hani
" Hani, kak riko tuh pengen deket deket sama Hani, tapi Hani selalu menolak, jadi kakak memutuskan untuk memaksa Hani, hahahah", suara riko tertawa keras
"bbbuuuuuuuukkkkkkkkkkk" suara satu tonjokan Rafka pada perut riko
riko langsung meringis kesakitan dan melepas tangan Hani.
"Hani loe gpp?" tanya Rafka pada Hani
"iya ini sedikit sakit Raf," jawab Hani setengah meringis
"s****n loe yaaa, berani banget sama kakak kelas"
, riko mencoba membalas Rafka dengan pukulan, tapi Rafka dengan cepat menangkis nya
"ehh sudah jangan berantem", teriak Hani
" loe jangan coba coba deketin Hani lagi, kalo loe masih nekat gue bikin babak belur muka loe, " ucap Rafka pada riko
"ayo Hani kita masuk kelas"! Rafka mengajak Hani masuk ke kelas
sampai dikelas Rafka memberi Hani s**u kotak. sekarang Rafka selalu sedia s**u kotak di tas nya, untuk diberikan pada Hani.
" tangan loe sakit? nih minum dulu", ucap Rafka
"iya sedikit, makasih
" sini aku liat tangan loe, " Rafka memegang tangan Hani bekas pegangan riko terlihat memerah
"Rafka tiap Hari kasih Hani s**u kotak, makasih", ucap Hani
" iya, aku tau s**u kotak bisa membuatmu senang", jawab Rafka
"dari mana kamu tau? " tanya Hani
"insting aja,
ini sepertinya otot ditangan loe sedikit tegang, gye akan mengambilkan minyak oles untukmu, tunggu disini jangan kemana mana" ucap Rafka lalu pergi menuju UKS.
"Rafka baik banget sama Hani, perhatian lagi, Rafka juga membuat d**a Hani selalu berdebar, jangan jangan Hani beneran jatuh cinta sama Rafka, hahhh enggak enggak gimana kalo Rafka tau, Hani pasti maluuu" gumam Hani dalam hati
"Hani kok diem aja", ucap rere.
" eh rere",
"pagi pagi dah pegang s**u kotak Han? "
"iya nih Rafka yang kasih",
" hah Rafka, wahh Rafka perhatian banget deh sama hani" ucap rere sambil tersenyum pada Hani
"Hani, siniin tangan loe", Rafka sudah kembali membawa minyak oleh.
lalu mengoleskan Pada pergelangan tangan Hani.
meniup-niup nya agar segera kering.
" loh loohhh kenapa sama tangan Hani Raf?" tanya rere
"ototnya tegang, " jawab Rafka singkat
"kok bisa sih, Hani jelasin kamu habis kenapa? " rere masih penasaran
"emmm tadi kak riko narik pergelangan tangan ku, dan dia memegang nya terlalu kencang, membuat tangan ku memerah dan sakit" jelas Hani
"kasar banget ya si riko itu, harus diberi pelajaran tuh anak", rere terlihat kesal.
"udah re biarin, tadi Rafka dah nonjok dia satu kali", ucap hani
" hah apa ditonjok Rafka? yang bener Raf? ",
" iyaaa", jawab Rafka singkat
"trus trus si riko gimana?"
"tentu nya kesakitan", jawab hani
" bagus, gue dukung loe Rafka, makasih dah jagain Hani",! ucap rere
. "Rafka lain kali jangan main pukul ya, Hani takut",!
" gue tuh belain loe hani", jawab Rafka
"iya tapi jangan pake k*******n, gimana kalo jadinya saling berantem, bisa bisa kamu kenak sama guru BK Rafka",
" bodo amat guru BK, pokok nya gue gak suka dia kurang ajar sama loe, loe gak inget apa yang kakak loe tadi pagi bilang ke gue, kakak loe bilang gue suruh jagain loe",
"apa apa gue gak salah denger, kakak Hani bilang gitu ke loe Rafka? " celetuk rere
"iya re tadi pagi kak sam emang bilang gitu ke Rafka", jawab Hani
" kok bisa?", rere penasaran
."nanti gue cerita ini", ucap Hani sedikit memelan kan suara nya.
bell tanda masuk kelas sudah berbunyi. jam pelajaran pertama akan segera dimulai. hari ini ada tugas presentasi didepan kelas, sesuai tugas yang sudah diberikan beberapa hari yang lalu.
satu kelompok ada 2 orang murid.
pak guru mulai memanggil nama nama siswa siswi kedepan untuk presentasi, tentunya berpasangan ya.
Dan sekarang adalah giliran rere dengan ilham maju ke depan. ilham tampak sangat lancar dalam presentasi, tetapi rere nampak gugup, tapi berjalan dengan baik presentasi mereka berdua.
"kerja yang bagus re", ucap ilham pada rere.
" makasih loe dah bantuin gue, dah ngajarin gue sampe bisa walau gue masih tetep gugup dan gak sebaik loo" ucap rere.
"its okay re gpp",
bergantian dengan murid lain yang presentasi, secara berpasangan hampir semua sudah maju kedepan.
dan sekarang giliran Hani dan Rafka.
" ayok Raf, kita harus tampil labih bagus dari temen temen yang lain" ucap Hani
"iyaaa", Rafka menjawab dengan santai
mulai lah presentasi Hani dengan Rafka, diawali dengan Hani yang nampak sedikit gugup tapi Hani bisa mengatasinya, dia sangat lancar dan aktif saat presentasi, dilanjut Rafka, Rafka sangat santai dalam pembawaannya, dia berbicara seperti anak yang smart dengan pengetahuan yang luas. dia juga sangat aktif. juga ditambah dengan pesonanya yang tampak sangat mencuri perhatian.
"tak disangka orang selalu Rafka bisa presentasi selancat itu didepan muka kelas" gumam rere
"jangan salah re, Rafka bisa jadi saingan Hani dalam nilai tertinggi dikelas kalau dia mau belajar" jawab ilham sedikit memelan kan suara nya
"oh yaaa",?
"tentu, Rafka termasuk anak yang cerdas, dia jadi juara 2 se SMP waktu ujian nasiona", jelas ilham.
" oh yaa ham? ", rere masih tak percaya
" tapi dia itu selalu tak mau jadi perhatian banyak orang, jadi dia males belajar supaya nilai nya biasa aja", jelas ilham
"baru kali ini gue liat anak pinter tapi malah gamau jadi juara" ucap rere sambil geleng geleng kepala
presentasi Hani dan Rafka sudah selesai. semua murid bertepuk tangan pak guru juga ikut bertepuk tangan. tentu presentasi mereka adalah yang terbaik.
"Rafka malik", ucap Hani berbisik pada Rafka saat mereka sudah kembali duduk di bangkunya
" emh ada apa hanindya? " tanya Rafka
"loe bagus banget tadi, sumpah gue suka banget sama presentasi loe tadi" Hani memuji Rafka
"ah biasa aja" Rafka salah tingkah
"iihhh beneran Rafka, oke karna loe dah buktiin presentasi loe bagus dan kita tim terbaik, nanti gue bakal traktir loe makan, dikantin" ucap Hani
"oh yaa, beneran? "
"iya donk hari ini Hani traktir Rafka heheheheh",
" oke" jawab Rafka
dan sudah waktunya istirahat. Hani dan Rafka pergi ke kantin berama.
sampai dikantin Hani dan Rafka langsung mengantre buat pesen makanan.
"loe mau makan apa Rafka? " tanya Hani
"bakso aja",
" minum nya?
"air mineral aja"
" oke"
"buk, bakso 2, air mineral 2"! ucap Hani pada ibuk kantin
" iya neng" jawab ibuk kantin
"Berapa semuanya bu? "
"28 rb neng",
" nih buk biar saya yang bayar", Rafka menyodorkan uang pada ibuk kantin
"loh Raf, kan gue yang mau traktir loe, kok loe bayarin sih",
" udah gpp, gue bawa baksonya loe ambil air mineral nya! " Rafka berjalan mencari tempat duduk dengan posisi yang masih sepi,
"Rafka, kan Hani yang mau nraktir Rafka.... ",
" iya iya kapan kapan yaa, sekarang aku dulu yang bayar" jawab Rafka
"kapan kapan? " Hani memasang raut wajah bertanya tanya
"iya, kapan kapan.. gue yang akan mutusin dimana loe harus nraktir gue" jelas Rafka
"pokonya jangan tempat yang mahal aja harga makannya", gumam Hani
" udah buruan makan bakso nya, nanti keburu dingin. "
"iyaa"..
mika dan lili baru saja sampai kantin, dan melihat Hani sedang bersama Rafka.
mika mengajak lili untuk duduk bersama Hani dan Rafka, karena mika ingin mencari perhatian Rafka.
tapi lili menolak.
lili lebih memilih tidak mengganggu Hani dan Rafka. karena lili sangat setuju kalau Hani dan Rafka pacaran.
mika sedikit kesal saat itu.
"rangga kemana sih, kenapa malah biarin Hani bersama Rafka terus, katanya dia mau usaha deketin Hani tapi buktinya mana coba" batin mika.
Hani dan Rafka makan bakso sambil mengobrol dan bercanda sedikit. ternyata Rafka bisa juga diajak bercanda. Hani mengira Rafka si cowo kaku ini gk bisa bercanda, tapi hari ini Hani melihatnya sendiri Rafka bahkan tertawa. mengobrol dengan santai dan tidak terlihat kaku seperti biasanya.
---
hati sudah siang sudah saat nya para murid pulang sekolah.
"Hani pulang dijemput"? tanya rere pada Hani
" dia bareng gue" belom sempet hani menjawab Rafka sudah menjawab duluan
"hehe iya re, aku bareng Rafka," sambung Hani
"ywdah pulang gih ati ati yaa, nanti telpon aku yaa", ucap rere
" oke" jawab Hani
Hani dan Rafka berjalan menuju area parkir, sebenarnya Rafka sudah meminta Hani menunggu didekat gerbang utama saja, tapi Hani ngeyel mau ikut Rafka ke area parkir.
"ilham, hari ini tuh aku seneng banget tau nggak? " celetuk rere
"ada apaan? " ilham bertanya sambil merapikan buku nya untuk bersiap pulang
"Rafka gk bilang sama loe kalo dia jemput Hani"?
" ooh itu iya tadi sempet bilang, pulang bareng juga kan", ucap ilham
"iyaaaa ham mereka pulang bareng juga, kita gak perlu buat rencana malah mereka udah semakin dekat aja" rere terlihat girang
"aku kasih tau yaa, Rafka sudah menyadari kali dia suka sama Hani, awalnya dia ragu, tapi gue coba ngarahin dia ngasih dia saran" jelas ilham
"yang bener ham, trus trus,? "
"ya gue juga ngasih saran agar Rafka mengontrol emosi nya, gue tahu banget Rafka re, dia itu bukan tipe cowo yang mudah tertarik sama orang, dia jemput Hani tadi pagi itu juga semalem dia minta saran sama gue",
" wahhh kereennn, seorang Rafka yang pertama gye kenal dia cuek kaku minta ampun, tapi baru kenal Hani dia udah langsung luluh"
"nah makanya gue tuh dukung banget kalo Rafka sama Hani soalnya gue tahu Hani anak yang baik, gue kira Hani lah yang tepat jadi pawang cowo kaku itu, hahahaha" ilham terkekeh
"gila kamu ham, masak sahabat ku mau kamu jadiin pawang sih", ucap rere
" bercanda re, sekarang tugas kamu adalah cari tau tentang perasaan Hani terhadap Rafka, dan satu jangan kasih tau Hani atau siapapun tentang obrolan kita ini! "
"oke oke,"
---
20 menit perjalanan dari sekolah kerumah Hani.
Hani dan Rafka sudah sampai rumah Hani.
"Rafka mau mampir? " Hani menawari Rafka untuk mampir
"emm nggak usah Hani, gue mau langsung balik ada janji sama nenek gue" jawab Rafka
"nenek? "
"iya, gue tinggal sama nenek gue"
"ohh gitu, yaudah hati hati ya, em maksih udah anter dan jemput hani. "
"iya, loe masuk rumah dulu gue baru pergi",
" tapi Raf..
,"udah buruan masuk hanindya, "!
" iya baik Rafka malik, bye"
"bye"
setelah melihat Hani masuk rumah nya Rafka langsung pulang kerumah.
"non Hani sudah pulang no", ucap mbk Tri
" udah mbk, "
jawab Hani
"mbk siapin makan y non",
" iya mbk Hani ganti baju dulu"
Hani merasa Hari ini adalah sangat menyenangkan, walau ada sedikit kejadian tak mengenakkan sih
tapi Hani merasa sangat senang Hari ini, membuat raut muka nya sangat terlihat cerah tidak sesedih kemarin.
setelah berganti baju Hani turun untuk segera makan.
_-
Rafka sampai dirumah nya, sang nenek sedang merajut diteras samping rumah.
"Rafka pulang... " ucap Rafka memasuki rumah
"nenek dimana? " gumam Rafka
"nenek... nenek... " Rafka terus memanggil manggil neneknya
"iya nenek diteras samping" suara sang nenek terdengar samar
. Rafka segera ke teras untuk menemui nenek nya.
"ternyata nenek disini, " ucap Rafka lalu duduk disamping nenek nya
sang nenek memandangi Rafka dengan penuh tanda tanya. mimik wajah yang tak pernah ia lihat sebelum nya. sangat berbeda dari biasanya.
"nenek kok ngliatin Rafka begitu", ucap Rafka
" ada yang aneh dengan muka mu, ekspresi apa itu? nenek belom pernah melihat nya? "
tanya sang nenek
"apa sih nek prasaan sama kayak biasanya", jawab Rafka sambil tersenyum
" nah tuh kamu senyum senyum, ada apa, apa yang membuatmu terlihat bahagia,? " tanya sang nenek
"ah enggak ah nek biasa aja"
"kamu sedang jatuh cinta? " sang nenek penasaran
"emmmm eehhh egak nek", Rafka terbata bata
" ah iya ini ekspresi orang yang lagi jatuh cinta", sang nenek menggoda Rafka
"apaan sih nek, enggak ah", Rafka mengelak
"bawa dia kemari, nenek ingin tahu apakah kamu benar benar memilih wanita yang tepat". sang nenek langsung to the point.
"jadian aja belom nek", Rafka keceplosan
"tuh kan berarti betul kamu sedang jatuh cinta",
" ah udah ah Rafka mau ganti baju dulu",
"ee Rafka jangan lupa Habis ini anterin nenek ke rumah budhe diana yaa! "
"siap nek"
Rafka masuk kekamar untuk ganti baju.
lalu segara turun untuk mengantar nenek kerumah bude diana. diana adalah anak nenek yang pertama. rumah nya juga nggak jauh, jarak tempuh sekitar 30 menit.
---
Rere sedang duduk diruang santi dirumah nya, dia ingin menelpon Hani karena tadi udah janjian mau telponan.
"turut.tuttut.. tuttut.. tuttut.. tuttut.. tuttut.. tuttut... tuttut"
"Hallo re", Hani menjawab telpon
" hallo Hani.. kamu lagi apa?
"nih lagi santai aja sambil baca buku", jawab Hani
" lah aku ganggu donk? "
"gpp kok re, ada apa kamu nelpon?
" tadi katanya kamu mau cerita han",
"ohh ya, aku lupa hehehe maap",
" sebenarnya enak an kalo cerita nya itu gk lewat telpon ya Han",
"iya kalo lewat telpon gini gak enak re, "
"gimana kalo gue kerumah loe aja han? loe lagi sendiri kan? "
"iya lagi sendiri kakak belom pulang, ada mbk Tri sih di belakang"
"gue kesana ya sekarang, gue siap siap dulu oke"
"oke hati hati re! "
Rere langsung bersiap siap dan meminta supir nya mengantarkan kerumah Hani. diperjalanan menuju rumah Hani Rere melihat ada yang jualan rujak buah. dia meminta sang sopir berhenti lalu membeli rujak buah.
"Hani pasti suka aku bawain rujak" gumam Rere.
Rere sudah hampir sampai di rumah Hani, Rere melihat ada rangga yang sedang berdiri memegang telpon didepan rumah Hani. Rere meminta sang sopir untuk berhenti agak jauh ari rumah Hani.
Rere ingin melihat dari kejauhan, apa yang dilakuin Rangga.
"ngapain sih tuh anak" gumam Rere
Rangga nampak memegang telpon, tapi kok seperti orang gelisah. tak lama kemudian Rangga pergi dari depan rumah Rere, tak melakukan apa apa.
Rere segera kerumah Hani.
"ting tong ting tong"
mbk Tri membukakan pintu.
"eh non Rere, masuk non"!
" iya mbk, hani dimana? "
"diatas non, non Rere keatas aja langsung tadi non hani sudah berpesan sama mbk".
" oh ya mbk, apa sebelom Rere kesini tadi barusan ada tamu"?
"gak ada non, dari tadi tidak ada tamu",,
"ooh gitu, eh ini mbak rujak buah tolong diapain di piring ya! "
"iya non, nanti saya antar ke atas."
Rere naik lantai atas, melihat kearah balkon terlihat buku hani. "tapi orang nya kok gak ada, kemana dia", gumam Rere.
Rere masuk kekamar Hani diketuk ketuk gak dijawab, Rere langsung aja masuk sambil memanggil Hani.
" Hani kamu dimana sih? "
"Hani...hani... "
"ehh gue didalam kamar mandi bentar lagi sakit perut" jawab Hani suara nya terdengar lirih
"oke aku di balkon yaaa"
"iya"
tak lama kemudian Hani keluar dari kamar nya dan langsung ke balkon. mbk Tri juga ada disana untuk membawakan rujak.
"loe beli rujak re? " tanya Hani
"iya hehehe, abis kelihatan nya enak" jawab Rere
"ohh iya han, tadi aku lihat ada rangga didepan rumah kamu" ucap Rere
"hah rangga ngapain, ? "
"ya gak tau lah, aku juga cuma perhatiin dari jauh"
Hani membuka ponsel nya, ada beberapa panggilan tak terjawab dari rangga. ada pesan juga.
"looh ini dia telpon aku tadi, mungkin aku pas di KM jadi gk denger deh". ucap Hani
" dia gk nge chat gitu ada apa? "
"nih cuma nanya dirumah apapun enggak, gitu doank",
"emang dia sering ya kerumah kamu? "tanya Rere penasaran
"gak juga sih, tapi kemaren itu dia juga kesini ngasih aku makanan",
" Oowh atau dia tadi kesini mau kirim makanan juga buat kamu", Rere mengira ngira
"tiap hari dia chat aku dia, ngucapin selamat pagi, selamat malam, nanyain lagi apa gitu, " jelas Hani
"jangan jangan Rangga lagi mau deketin kamu Han" celetuk Rere.
"mau deketin gimana maksud kamu re? "
"y mungkin dia naksir sama kamu, trus lagi usaha gitu buat dapetin kamu". jelas Rere
" ah gak ah, kok kita malah jadi bahas rangga sih yaa", ucap Hani
"trus kamu mau nya kita bahas siapa donk Han,? hayoooo,,, "" Rere menggoda Hani
"jadi gini re, tadi pagi Rafka itu tiba tiba dateng aja gitu kesini, waktu itu aku lagi sarapan, trus kak sam yang bukain pintu, agak lama sih kak sam didepan, aku kira orang nanya alamat eh ternyata si Rafka." Hani mulai bercerita
"trus trus gimana, kamu langsung keluar? " tanya Rere
"kak sam masuk, trus bilang Kalo didepan ada Rafka yang mau ngajakin aku berangkat sekolah, aku langsung keselek denger itu re, dan dia juga langsung izin ke kak sam, padahal dia gak bilang sama aku dulu looh"
"gentle banget si Rafka" Rere geleng geleng
"untungnya sih kak sam ngizinin, malah sekalian minta tolong sama Rafka suruh anter aku pulang sekolah sekalian,"
"tunggu tunggu Han, sebenarnya kamu sama Rafka itu gimana sih? "
"maksudnya gimana, gimana apanya re? "
"emmm maksud aku, kamu tuh ngliat Rafka itu gimana? dia tuh orang nya gimana gitu? dan apa yang kamu rasain? "
"dulu aku selalu sebel tiap ketemu dia, orang nya kaku, cuek banget lagi, trus nyebelin juga ngajak berdebat terus, tapi tiap kali juga tanpa sengaja aku sama dia posisi terlalu dekat gitu, d**a ku selalu berdebar lebih cepet re, aku sampe salah tingkah, aku belom pernah ngrasain yang kayak gini loo sebelumnya,
apa iya ini yang nama nya jatuh cinta? "
"kalau bener itu cinta, apa yang akan kamu lakuin Han? "
"nah ya itu re, aku juga bingung masa iya aku nyatain perasaan duluan, aku kan cewe re, "
"ya emang kenapa kalo cewe,? "
"ya trus kalo dia gak suka aku gimana donk, trus juga kan aku baru kenal sama dia masak iya tiba tiba dah suka aja gitu",
" Hani, yang namanya orang jatuh cinta itu gak kenal waktu, kapanpun bisa terjadi. jadi jangan takut Hani dan jangan bingung!, rasain aja apa yang kamu rasain, nikmati aja perasaan ini Hani! ",
"nikmatin tanpa ngasih tau Rafka gitu? "
"yaaa gimana yaa, kalo kamu berani ngungkapin cinta yaa gak masalah gitu looh Han, "
"menurut kamu re apa Rafka suka sama aku,? "
"bisa jadi sih, soalnya aku lihat beberapa Hari ini dia agak berbeda, apalagi disaat bersama kamu dia menjadi lebih kalem, dan yang pasti dia bisa tersenyum saat bersama mu"
"tapi belum tentu juga kan dia suka aku re? "
"yang penting sekarang kamu sudah menyadari kalo kamu jatuh cinta sama Rafka, santai aja Hani",
" santai yaaa",
"iya Hani santai aja, aku dukung kalo kamu sama Rafka",
Hani dan Rere mengobrol sambil makan rujak buah.
disini lebih banyak Hani yang bercerita tentang apa yang ia rasakan, ini adalah pengalaman pertama nya dalam hal jatuh cinta. dia butuh teman untuk bercerita.
---__
Hari sudah malam, Rere barusan aja pulang kerumahnya. dan Hani sedang belajar sekarang. dia sudah berjanji pada dirinya sendiri kalau dia akan giat belajar, supaya nilai ujiannya selalu bagus.
"Hani... " suara samudra terdengar dari luar kamar hani
"iya kak masuk" jawab hani
"kakak kira udah tidur, ternyata masih belajar"
"hehe bentar lagi kak, nanggung kurang dikit lagi"
"yaudah cepat tidur ya, jangan begadang"! ucap samudera
" oke kak".
sekarang Hani sudah berbaring diranjannya, bersiap untuk tidur.
"klung" tanda pesan masuk di ponsel hani
"hanindya", itulah isi pesannya
"hah Rafka chat" gumam hani
"Rafka malik ada apa?" hani membalas
"sudah malam kok belom tidur Hani? "
"iya ini udah mau tidur kok"
"ya udah good night Hanindya"
"iya, night Rafka"
Hani tersenyum terlihat sangat senang.
"ah aku benar benar jatuh cinta pada nya" gumam Hani
***---_
Hani sudah selesai sarapan, lalu akan berangkat kesekolah.
"Hani nggak dijemput Rafka lagi? " tanya samudera
"enggak kak, tapi dia nggak bilang sih", jawab hani
" yaudah yuk kakak antar,"!
"oke"
Hani berjalan keluar Rumah. saat dia membuka pintu rumah, Rafka baru saja datang.
"Hah Rafka", gumam Hani
Rafka segera turun dari motor nya dan langsung menghampiri Hani nyang ada di depan pintu.
" Hani maaf, aku agak telat! " ucap Rafka
"Rafka, bahkan loe gak janji mau jemput aku hari ini kenapa minta maaf? "
"eh kirain loe nungguin gue jemput Han haha", goda Rafka
" eh Ada Rafka, mau jemput Hani? " celetuk sam
"iya kak maaf datang agak telat," jawab sam
"yaudah Hani buruan berangkat sama Rafka gih,! "
"kakak gak jadi anter Hani? " tanya Hani pada sang kakak
"udah bareng Rafka aja Hani, kasian Rafka dah sampek sini buat jemput kamu", jelas sang kakak
" yaudah Hani bareng Rafka ya kak, oh iya nanti kalo Rafka nggak bisa anter pulang kamu hubungi pak sarip, dia akan jemput pake mobil kantor mama."
"Rafka bisa anter pulang kok kak, tenang aja", celetuk Rafka
" oh ya, makasih ya ngrepotin loe trs deh",! jawab sam
"emm gpp kak, gue seneng bisa anter jemput Hani dan dibolehin sama kak sam, oh iya Rafka boleh minta no. HP kakak? "
"ya gpp donk, siniin HP loe gue catetin",
Rafka memberikan HP nya pada samudra, dengan cepat samudera sudah menulis nomor HP nya.
" nih udah gue tulis, hubungi gue kalo ada apa2 ya! " ucap Sam
"baik kak!"
"yaudah yuk Rafka berangkat! " Hani mengajak Rafka berangkat
"ayuk"! jawab Rafka
" Hani berangkat dulu ya kak, bye"
"hati hati kalian"
samudera masuk kembali kerumah, dia akan mengecek beberapa laporan dikantor papa nya, dia sekarang sudah mulai membantu bisnis papanya sedikit sedikit. dia akan pergi ke kampus agak siangan.
diperjalanan ke sekolah, fikiran Hani dipenuhi oleh Rafka. "kenapa Rafka jemput dia lagi, kenapa rafka minta no. kak sam juga?, apa iya dia juga suka sama gue"
pertanyaan pertanyaan itu selalu ada dibenak Hani.
Hani dan Rafka sudah sampai disekolah. mereka sedang berjalan menuju kelas.
"Rafka, ngapain kok minta no. HP kak sam? " tanya Hani yang dari tadi penasaran
"kenapa? emang gak boleh ya"?
" ih, gue tuh nanya Raf, kok loe balik nanya sih", ucap Hani dengan ekspresi sebel
"gpp kan kalo aku punya no. kakak lo Han? "
"y gpp tapi buat apa gitu looh? " Hani penasaran
" nanti loe bakal tau kok" jawab Rafka sambil tersenyum
"Rafka" ilham memanggil Rafka
"eh ham ada apa? " tanya Rafka
"gue ada perlu bentar, bisa ikut gue? "
"Emm bisa, tapi gue antar Hani ke kelas dulu ya, bentar aja kok"
"Rafka, gue udah tau jalan ke kelas, gk usah dianterin Raf", ucap Hani
" gue gak mau riko gangguin loo lagi", jawab Rafka
"tapi guu....
" udah ayookkk gue anter ke kelas" Rafka menggandeng tangan Hani dan berjalan ke kelas
ilham yang melihat hal itu, terlihat tersenyum sambil geleng geleng.
"orang kaku kayaka Rafka bisa juga sesweet itu sama cewe" gumam ilham.
Hani sudah berada di kelas, Rafka langsung balik lagi keluar buat nyamperin ilham.
dikelas sudah ada Rere yang lagi ngobrol sama johan dan Roni.
"kalian ngobrolin apa sih seru banget? " tanya Hani
"ini nih si johan, dia tuh cerita pengalaman nya dia waktu muncak naik gunung, kok bukannya cerita jadi serem malah jadi lucu ", jawab Rere
"Hani berangkat bareng Rafka yaa? " roni bertanya pada Hani
"ehh kok kamu tahu Ron? " Hani malah balik bertanya
"ya tau lah Han, roni selalu tau pokok nya hahahahah",
" ih GJ luuu", ucap Hani.
roni dan johan adalah tipe anak yang humoris. mereka kemana kemana selalu berdua. seperti upin dan ipin.
dikelas rangga, rangga sedang duduk berbincang dengan mika.
"rangga, loe harus cepet ungkapin perasaan loe ke Hani", ucap mika
" kenapa emang mik? " tanya Rangga
"karena anak anak banyak yang bilang Hani sering banget digodain sama kak riko," jawab mika
"iya gue juga pernah liat", ucap Ilham
" siapa tau kalo Hani dah jadian sama loe, riko trs nyerah gangguin Hani, "
"tapi gue belom yakin Hani mau nerima apa enggak mik, kemarin aja gue telpon dia gak diangkat, chat gue juga gak dibales, " jelas rangga
"oh ya, kenapa Hani begitu yaa, " mika penasaran
"gue sering banget liat Rafka sama Hani mik, kemarin mereka ke sekolah barengan, " ucap ilham
"menurut lo apa Rafka juga suka sama Hani,?"
"emmmh entahlah, gue gak bisa nebak mik, tu anak terlalu kaku, "
"makanya ngga, sebelum keduluan orang buruan deh cepet cepet dapetin Hani", ucap mika
mika memang sedang mengompori Rangga supaya terus mendekati Hani. karena mika nggK suka Hani deket sama Rafka. mika naksir Rafka tapi mika gak mau langsung maju deketin Rafka. dia masih memikirkan rencana.
---
setelah menerima pelajaran disekolah, sekarang semua siswa siswi bersiap untuk pulang. ada beberapa siswa siswi yang masih berada disekolah, sekedar main basket, atau ada juga yang di perpustakaan.
siang ini Rangga akan mengajak Hani pulang bersama, dia sedang menunggu Hani keluar dari kelas.
"Rangga ngapain disini? " tanya Rere pada Rangga
"emm nungguin Hani, Hani belom pulang kan? " tanya Rangga
"tuh bentar lagi juga keluar, " jawab Rere
"yaudah gue tunggu sini aja" ucap rangga
"yaa, gue balik dulu ya bye", Rere berjalan menuju gerbang utama sekolah.
didalam hati Rere bertanya tanya, "Rangga ada perlu apa sama Hani,? perasaan gue gak enak tentang rangga, semoga aja rangga gak ganggu hubungan Hani dan Rafka yang masih dalam tahap saling mengenal, gue akan jaga Hani agar Hani bener bener jadian sama Rafka. karena mereka adalah pasangan yang serasi.
by: de Luna