eps 7 LDR an

5000 Words
Hani sudah berangkat sekolah diantar samudera. Hani bergegas masuk ke kelas untuk menaruh tas miliknya. setelah itu dia akan pergi kelapangan untuk mengikuti upacara bendera. "pagi Hani, " sapa rere "eh Rere udah dateng juga, yuk ke lapangan! " ajak Hani ,"kamu yakin Hani mau ke lapangan mengikuti upacara? " tanya Rere "iyalah kenapa egak? " "di lapangan berdiri cukup lama loo Han, kamu bisa? " kaki mu baru aja sembuh" "kemaren aku udah jalan jalan ke mall sama mama ku seharian gpp tuh, masak upacara satu jam aja gak kuat sih re" jelas Hani . " yaudah kali gitu nanti kalo kamu gak kuat kamu bilang ya," pinta Rere "kuat kuat re," ucap Hani dilapangan upacara bendera para murid harus berbaris pernah pleton sesuai kelas masing masing. setiap pleton ada yang memipin biasanya sih ketua kelas. "Hani, " Rafka mendekat pada Hani "loe yakin mau mimpin barisan? " tanya Rafka "iya Raf" jawab Hani "gue aja ya yang mimpin,!" pinta Rafka kwatir pada Hani "gue gak enak Raf sama loe, loe sering gantiin tugas gue sebagai ketua kelas, hari ini gue dah bisa sendiri kok, " jelas Hani "baiklah kalo itu mau mu" Rafka berdiri dibarisan paling depan berada tepat disebelah Hani sebagai pemimpin pasukan Rafka sengaja berdiri di samping Hani, maklum Rafka mulai menyadari rasa suka nya pada Hani. dia akan mencoba mencari tau apa Hani juga merasakan hal yang sama sperti dia. matahari hari pagi ini sang cerah, sehingga cuaca menjadi sangat panas, padahal masih pagi..ada beberapa siswi yang tak kuat mengikuti upacara. tapi Hani, dia begitu santai mengikuti upacara. "Hani loe gak kepanasan? " tanya Rafka sedikit memelan kan suara nya "ya tentu nya donk Raf, semua yang disini juga kepanasan" jawab hani "loe mau duduk aja dibelakang? " tanya Rafka "apaan sih Raf, kepanasan bentar doank juga gpp lah" jawab Hani dengan santai "oke" "Rafka kenapa sih, kok dia perhatian banget sama gue? apa dia suka sama gue? ahh kamu mikir apa sih Han mana mungkin cowo nyebelin yang selalu ngatain kamu bawel ini suka sama kamu Han, Hani kamu gak boleh ke GR an" Batin Hani upacara selesai, semua siswa siswi kembali ke kelas masing masing. karena pelajaran akan segera dimulai. mata pelajaran pertama dikelas 2 IPS 1 adalah B.Indonesia tentunya yang mengajar adalah pak rian wali kelas itu sendiri. "assalamu'alaikum" "waalaikumsalam". " Hari ini sebelom memulai pelajaran bapak akan memberikan pengumuman " ucap pak Rian "pengumuman apa? iya apa? " semua murid bertanya-tanya "semuanya tenang ya bapak akan menjelaskan secara detail. dalam bulan ini akan ada pemilihan anggota OSIS. para panitia sudah membuka pendaftaran mulai Hari ini. Untuk murid kelas ini bapak Harap ada yang berbesar Hati mendaftarkan diri tanpa bapak tunjuk yaa! untuk posisi apa yang kalian Dapat kan nanti itu akan di tentukan oleh panitia, panitia akan melihat dari nilai dan juga perilaku kalian disekolah." "Bagaimana apa ada yang bersuka rela mendaftarkan menjadi anggota OSIS,? " "Hani pak", ucap salah satu murid dikelas tersebut " iya pak, Hani pak, hani harus jadi anggota OSIs, " suara beberapa siswa "" heh apaan gue gak mau" ucap Hani lirih.. "Hani, bagaimana apa kamu mau? " tanya pak Rian "maaf Pak, tapi Hani tak berminat jadi anggota OSIS" jawab Hani "tapi Hani kamu adalah murid dengan nilai tertinggi dikelas ini,bapak liat raport dengan nilai tertinggi dikelas ini adalah kamu" "tapi pak, Hani ingin fokus belajar, Hani takut kalo Hani jadi anggota OSIS Hani terlalu sibuk" jawab Hani beralasan huuuuhhhhhh " pak Rian menghela nafas panjang Begini ya tidak hanya HANI setidaknya ada 3 anak perwakilan dari kelas ini untuk anggota OSIS. "Ayo kita mulai saja pelajaran Hari ini yaa. untuk masalah pendaftaran OSIS bisa kalian pikirkan nanti siapa yang berminat. " kemudian pak Rian membuka buku materi. dan memulai pelajaran. semua murid sangat tenang karena gakmau kenak semprot oleh pak Rian. Bell tanda istirahat pun berbunyi, beberapa murid keluar untuk ke kantin, begitu juga Hani dan Rere bersiap untuk pergi ke kantin. "Hani", Rafak memanggil Hani " ya Raf ada apa? mau bareng ke kantin? " tanya Hani "emm boleh", jawab Rafka Lalu mereka berjalan bersama menuju kantin, ilham sedang mengobrol dengan Rere berjalan didepan Hani dan Rafka. " Hanindya, kenapa gak mau jadi anggota OSIS? " tanya Rafka memulai pembicaraan "Hani harus fokus belajar, takut aja terlalu sibuk di OSIS jadi ganggu belajar Hani" jawab Hani "ohh" "Rafka mau daftar jadi anggota OSIS? " "ogah ah" jawab Rafka "lah kenapa? " "aku gak terlalu suka kumpul dengan banyak orang" jelas Rafka mereka sampai dikantin lalu memesan makanan, lili dan mika sudah duduk disana. lalu Hani, Rere, ilham dan Rafka duduk disebalah mereka. "Hani mau daftar jadi Anggota OSIS? " tanya mika "enggak mau, Hani mau fokus belajar aja", jawab Hani " yah Han padahal kalo lo daftar lo pasti diajuin jadi kandidat ketua OSIS loo" sambung lili "masak sih?, emang berdasarkan apa untuk bisa Jadi kandidat ketua OSIS, " Rere penasaran "yang pertama Adalah nilai, lalu perilaku dan voting dari seluruh siswa" jelas mika " mika loe daftar? " tanya ilham "iya gue udah Daftar tadi" Jawab mika "ilham, loe aja gih daftar, ! kan nilai raport loe juga bagus", ucap Hani " masak iya gue harus daftar ", gumam ilham " dah daftar aja Ham, siapa tau nilai loo bisa nyaingin siswa lain dan loe jadi ketua OSIS " Rere memberi saran "oh iyaa Rangga juga daftar loo, kayak nya dia bakal masuk jadi kandidat Ketua OSIS, melihat nilai raport nya yang selalu jadi juara kelas waktu kelas satu" sambung lili "Rafka gamau daftar? " tanya mika pada Rafka "enggak" Rafka menjawab singkat setelah waktu istirahat selesai semua murid kembali ke kelas dan melanjutkan proses belajar mengajar dikelas. 2 jam berlalu waktu nya anak anak pulang sekolah. ilham berencana akan mendaftar menjadi anggota OSIS, ada juga beberapa anak dari kelas Hani nyang mendaftar. ilham ditemani Rere untuk pergi ke ruang OSIS. Hani segera beberes untuk pulang. sampai didepan gerbang sekolah Hani agak lama menunggu pak sarip tapi tak kunjung datang. "brrrrreeerrrrrmmmmmmmmm" suara knalpot motor Rafka berhenti didepan Hani "Hani belom dijemput? " tanya Rafka "iya nih pak sarip tumben banget padahal udah aku chat, " jawab Hani sambil melihat chat di ponsel nya "ya ampunn ternyata chat untuk pak sarip belom Hani kirim" Hani panik "mau gua anter aja"? tanya Rafka " gak perlu, ntar ngrepotin loe" "gpp ayok gue anter pulang"! " beneran gpp? " tanya Hani "nih helm nya! yukk buruan naik" Rafka memberikan helm pada Hani Hani memakai Helm tersebut lalu naik ke motor Rafka. "Dah siap?" tanya Rafka "udah, eh nggak usah ngebut ngebut yaa! '' pinta Hani " iya, pegangan ya! '' Hani pegangan pada pinggang Rafka. lalu Rafka mulai menancap kan gAs nya. mika melihat Hani dan Rafka berboncengan. kala itu dia dan lili sedang menunggu angkot datang. merak berdua Harus naik angkot karena Rere belom pulang, Rere masih dikantor OSIS untuk menemani ilham. "apa Hani dan Rafka ada hubungan, mereka terlihat sangat dekat" batin mika. diperjalan Hani dan Rafka tak ada pembicaraan apapun karena Rafka fokus mengemudi motornya. sampai didepan Rumah, Hani bergegas turun. "Rafka mau mampir dulu kerumah Hani? " tanya Hani "kapan kapan aja ya, gue mau langsung pulang" jawab Rafka "ooh gitu, yaudah makasih ya dah anterin gue pulang", ucap Hani " iya sama sama, gue balik dulu, loe masuk rumah dulu gih!" pinta Rafka "Rafka pergi dulu nanti Hani masuk rumah", jawab Hani ," enggak gue harus liat loe masuk dulu kedalam rumah baru gue pergi", " tapi Raf.. " buruan Hanindya masuk rumah! " "iya iya, loe hati hati dijalan yaa! bye" "iya bye" Hani masuk kedalam rumah, lalu Rafka baru pergi untuk pulang kerumah. "Rafka kok Swee banget sih sama hani, nyuruh Hani masuk dulu kedalam rumah lagi dia baru pergi, ahhh Hani jadi GR nih", gumam Hani " Non Hani udah pulang? " tanya mbk tru yang melihat Hani berjalan memasuki rumah "eh mbk Tri, udah mbk" "kok mbk nggak liat ada mobil datang non,.? " iya Hani lupa ndak chat pak sarip, jadi Hani dianter temen Hani mbk." jelas Hani "yaudah non segera ganti baju, mbk dah siapin makan siang" "oh yaa makasih mbk Tri, Hani ganti baju dulu" Hani masuk ke kamar nya dan berganti baju, tak lupa dia juga mengirim pesan ke pak sarip kalo dia sudah sampe rumah. lalu Hani segera turun untuk makan. _--+_ hari menjelang sore samudera baru saja sampe dirumah setelah kuliah. Hani sedang duduk di balkon sambil menghadap laptop nya, memasang erapod pada telinganya dan mendengarkan lagu. sesekali dia juga ikut bernyanyi. "Hani lagi ngapain? " samudera duduk didepan Hani "kakak kapan datang? " Hani malah bertanya "barusan, kamu lagi dengerin lagu? ". " heheheheh iya " "emm Hani kata mama 2 hari lagi mama sama papa berangkat keluar kota" "benarkah kak? " "iya.. " "yahhhh," Hani memasang wajah muram "kenapa? kata mama kamu sudah menyetujui keputusan mama dan papa, kok sekarang cemberut gitu", " iya Hani udah menyetujui kak, tapi tetep lah Hani sedih Harus berjauhan dari mama dan papa".. "kan ada kakak disini nemenin kamu, kakak akan kuliah sambi membantu bisnis papa yang ada disini, " "kak sam pasti sangat sibuk karena harus kuliah sambil bekerja, pasti hani akan sering sendirian" "kakak usahain akan selalu pulang cepet, kan kakak bisa handle bisnis papa dari rumah, kakak belom megang penuh hani, hanya bantuin papa sedikit sedikit" "oh yaaa, kak samudera kok gak pernah kenalin pacar kak samudera keHani sih,? " "apa? hahahahahaha pacar? ". " apa jangan jangan kakak masih jomblo ya" "ngapain sihh anak kecil ngurusin pacar kakaknya? kepo banget dah" "ya kakak itu udah berumur hampir 23 tahun looh kak, masak gak punya pacar sih", " biarin lah yang penting kakak bahagia" "apa jangan jangan kakak belom. bisa move on ya dari mantan kakak yang dulu itu? " "apaan sih,? dah lupa juga" "ah yang bener kak? " hani trus menggoda kakaknya "kamu, kenapa sih bahas pacar pacar, apa jangan jangan kamu dah punya pacar ya?" samudera balik bertanya pada hani "apaan, ya belom lah kak, hani belom punya pacar" jawab hani "atau kamu lagi naksir sama seseorang? ya kan? ngaku! " "enggak kakak apaan sih", kok ganti kakak godain Hani " kakak bilangin ya, gpp kok kalo Hani mau pacaran atau deket sama cowo, tapi gak boleh sampe mengganggu sekolah Hani, Hani harus tetep fokus belajar. jadikan pacar itu untuk semangat belajar kamu, " samudera memberi saran pada hani "emang gpp ya kalo Hani punya pacar tapi kakak nya jomblo hahaha", ledek Hani " its okey Hani, kakak gak masalah" "beneran kak? " "iya tapi kenalin ke kakak siapa orang nya, kakak harus tau siapa yang jadi pacar Hani", "pacar juga belom ada kak dah bingung minta dikenalin", ucap Hani " ya kan kakak memberi saran, kalau suatu saat nanti kamu punya pacar, udah ah kakak mau mandi dulu" "iyaaa" samudera masuk ke kamar nya untuk mandi. sebenarnya samudera juga sedang dekat dengan seseorang. masih dalam tahap PDKT begitu lah. Hani sedang makan malam bersama kakak dan kedua orang tuanya dirumah. ini akan jadi kenangan yang bakal hani rindukan saat papa dan mama nya sudah pergi keluar kota. "mama papa beneran mau berangkat dua hari lagi? " tanya Hani "iya sayang, semua sudah siap jadi mama sama papa harus segera berangkat" jawab Ratna "mama sama papa sudah beli rumah disana? " tanya Hani "sudah donk sayang, papa sudah membeli rumah disana sekitar 1 tahun lalu", jawab sang papa " Hani bakalan kangen sama papa dan mama", ucap Hani "kalau Hani libur sekolah, Hani datang kesana ya liburan di sana", ucap Ratna menenangkan Hani " iya mama papa disana harus jaga kesehatan ",! " iya, kamu juga, yang akur ya sama kak sam.! yang nurut sama kak Sam! " ucap Ratna "tuh yang nurut sama kakak, jangan bawel kalo dibilangin" sambung Samudera "kakak yang bawel ih" ucap Hani **** "Hani, kok diem aja?" tanya Rafka sekarang sedang waktunya istirahat dan Hani sedang duduk di kursi dan Hanya diam. "emmm iya, " jawab Hani lemas "loe sakit? " "enggak kok". " trus kenapa,? tumben banget gitu looh loe diem aja" "besok papa mama ku berangkat ke luar kota untuk ngembangin bisnisnya disana, papa mama ku akan tinggal disana", "kenapa loe nggak ikut aja? ". "aku fikir nanggung donk kalo harus pindah sekolah, aku harus lulus SMA dulu baru nyusul kesana kuliah disana" "yaudah donk jangan sedih, kan masih bisa VC an tiap hari, toh kalo libur sekolah loe bisa nyamperin kesana" "iya sih, emang selama ini aku gak pernah pisah dari papa mama, jadi aku agak bingung gimana nantinya" "kakak loe tetep tinggal disini kan sama loe? " "iya tentunya" "loe harus kuat, supaya mama papa loe juga gak berat ngejalanin LDR sama anak"! " gitu ya? " "kalo loe kuat papa mama loe juga akan lebih tenang untuk ngembangin bisnisnya" "emm iya yaa, " "udah jangan sedih terus, nih gue kasih sesuatu" Rafka menyodorkan s**u kotak kesukaan Hani "wahhh, rafka trimakasih" Hani tersenyum sambil meraih s**u tersebut --- pulang sekolah Hani dijemput oleh pak Sarip dan langsung pulang ke rumah. karna nanti malam Hani dan kakak serta kedua ortu nya berencana akan malam bersama diluar, menciptakan kenangan sebelom LDR an. Hani pulang lebih awal karna dia akan mengerjakan tugas sekolah nya dulu jadi nanti malam gak kepikiran tugas. "non Hani ini mbak Tri buatin jus jeruk non", ucap mbk Tri sambil menaruh jus jeruk di meja depan Hani yang sedang mengerjakan tugasnya "makasih ya mbk! padahal Hani nggak minta dibuatin jus", " gpp non, biar non Hani belajar nya semangat mbk bikinin yang seger seger, mbk kebawah dulu y non" "iya mbak"! " lagi ngerjain tugas? " tanya Sam yang baru saja pulang kuliah "iya kak jangan Ganggu Hani dulu".jawab Hani " iya iya bawel" "eh kak, besok sepulang Hani dari sekolah kak Sam bisa anter Hani ke dokter, Hani ada jadwal kontrol besok"! "emmm gimana kalo malem aja, Kakak ada jadwal kuliah nya sampe sore besok", "harus konfirmasi dulu ke rumah sakitnya kak", " kasih nomor telpon rumah sakit nya, kakak akan menghubungi nya buat janji temu besok malam", "oke nanti Hani kirim lewat pesan" "oke". Hani menlanjutkan mengerjakan tugas nya. tak terasa Hari sudah mulai malam, papa mama Hani juga sudah pulang dari kantor, mereka bersiap siap untuk makan Malam. Resto tempat makan malamsudah dibooking dari kemarin oleh samudera. mereka berangkat naik mobil yang dikemudian samudera. butuh waktu sekitar 35 menit untuk sampai diresto tersebut. sampai diresto seoarang karyawan resto mengabtar mereka ke meja yang sudah dibooking oleh samudera. ini adalah resto yang sering mereka kunjungi bersama. Tak lama dari mereka datang makanan pun juga sudah siap disantap. -- dirumah Rafka, Rafka sedang bermain gitar rooftop yang ada dirumah nya. rooftop dengan beberapa tanaman milik sang nenek disana, dan disuguhi pemandangan lampu lampu kota. ilham datang kerumah Rafka langsung naik ke rooftop karena nenek Rafka memberi tahu ilham kalau Rafka sedang berada disana. "brooo", sapa ilham " eh loe ngapain kesini? " tanya Rafka "ya main lah, mau ngapain coba kesini masak mau nagajain lie kencan, hahahahah" "siiiiitttt amit-amit" gumam Rafka "kok loe kayak bingung gitu sih Rafka, ada yang loe fikirin ya? " tanya ilham "emhhh enggak". " jangan bohong sama gue, gue tau loe Rafka, cerita sama gue! " "apaan sih, gak ada apa-apa" "Hani yaaa? " ilham memancing Rafka "hani kenapa? " Rafka berusaha tak terpancing "loe suka kan sama dia?" "kok dia bisa tau", batin Rafka sambil melihat ke arah ilham " jujur aja Raf sama gue! " Rafka terdiam sejenak. lalu menghela nafas panjang. "ya gue rasa gue suka sama dia", ucap rafka "trus apa yang membuat loe jadi bingung gini? " tanya Rafka "baru kali ini gue suka sama cewe, gue gak tau harus gimana", jawab Rafka " loe deketin dia donk Raf!, jangan diajak berdebat mulu tiap ketemu" ilham memberi saran "gimana kalo dia nggak suka gue", "ngapain mikirin Hal yang belom pasti, sekarang itu yang penting loe dah yakin kalo loe suka sama Hani, dan ini cinta pertama loe Raf, loe harus berjuang" "gimana cara nya deketin cewe? gue gak pernah lakuin itu, " "tenang nanti gue bantuin loe, gue kan dah pengalaman hahaha" "saran gue, kontrol emosi loe, Hani itu termasuk cewe favorit disekolah, jadi pasti banyak yang coba deketin dia, dan loe harus kontrol emosi, fokus aja sama tujuan loe buat deketin dia" "ya gue liat banyak anak yang coba narik perhatian Hani, apalagi sapa tuh anak kelas 3 yang udah punya cewe" "oh si riko, dia emang gitu walau punya cewe tapi masih aja gebet cewe lain, gue denger dari rere Hani juga belom pernah pacaran ataupun jatuh cinta", "oh yaa", "iya Rere pernah cerita ke gue, dah lah sekarang loe usaha dulu cari tau juga gimana Hani ke loe, pasti loe bisa ngrasain, dan kasih perhatian untuk dia, tenang gue akan bantu loe" "thanks" "sama sama". --- " mama sama papa jaga kesehatan ya disana"! ucap Hani "iya kak, kamu juga ya, makan yang teratur" jawab sang mama "mama jangan khawatir in Hani, Hani akan baik baik disini" "samudera jaga adikmu ya"! ucap sang papa pada samudera " baik pah" jawab Samudera setelah selesai makan malam sambil berbincang mereka ber 4 segera pulang kerumah karna Hari sudah larut. karena besok kusuma dan Ratna harus berangkat pagi pagi. ***--- waktu menunjukkan pukul 04.00 Hani sudah bangun dari tidur nya. karena sang mama akan berangkat pagi pagi jadi Hani pasang alarm lebih awal. Hani turun ke ruang tengah, mama dan papa nya masih bersiap siap dikamar, Samudera juga sudah bangun dan membantu memasukkan koper ke dalam mobil. mama papa Hani akan berangkat naik mobil pribadi, tapi sopir dari kantor yang akan mengemudi, jarak tempuh kurang lebih 12 jam lewat jalan layang cepat. bisa aja naik kereta api tapi karna disana papa Hani butuh mobil jadi sekalian aja mobil nya dibawa, nanti mobil mama Hani akan dikirim lewat jasa pengiriman mobil. "papa mama hati hati yaa! " ucap Hani "iya sayang, mama papa berangkat dulu ya! " "Sam jaga adikmu yaa, mama papa percaya sama kamu" ucap ku sama pada samudera "baik pa, papa sama mama sehat sehat di sana jangan khawatir in Sam dan Hani, kita bisa jagain diri baik baik disini", " oh iya Hani, kalo Hani ngerasa kesepian, Hani nginep aja beberapa hari dirumah kakek atau nenek ya (orang tua Ratna) "! " iya mah". kusuma dan ratna masuk mobil dan berangkat dengan sopir kantor. oh ya Hani masih mempunyai kakek dan nenek dari Ratna. kalau dari kusuma sudah meninggal. orang tua Ratna tinggal di daerah pedesaan, dari rumah Hani jarak yang ditempuh sekitar 40 menit, karna memang bener bener didesa banget masuk ke desa nya pun disuguhi area persawahan dan ada bukit di belakang desa tersebut, orang tua Ratna mempunyai beberapa lahan persawahan juga. mereka tinggal dengan adik Ratna yang paling bontot. Hani bergegas mandi lalu siap siap kesekolah. mbk Tri sekarang harus datang pagi pagi untuk membuat kan Hani sarapan. "non sarapan sudah siap", mbk Tri memanggil Hani kekamar " iya mbk", jawab Hani samudera sudah duduk di meja makan. "loh kirain kak Sam masih mandi" ucap Hani sembari duduk didepan Sam "kakak udah mandi dari tadi", " buruan makan, kakak juga ada kuliah pagi hari ini", ucap Sam "nanti bisa jemput Hani sekolah? " tanya Hani "kamu hubungi pak sarip ya nanti, kakak gak bisa jemput soalnya" jawab Sam "tapi nanti malem jadi kan ke dokter temenin Hani? " "iyaah kakak udah hubungi dokter nya minta jadwal malem". " oke." Sam sedang memanasi mobil miliknya untuk mengantar Hani lalu pergi ke kampus. "kakak mau naik mobil"? tanya Hani " iyaa, " jawab Sam "tumben banget kak, biasa nya naik motor", " ya sekalian mobilnya biar gak bosen di garasi terus, udah beberapa hati gak keluar dari garasi nih mobil, kan kasian mobilnya, dah buruan masuk mobil" jawab Sam "iyaaa," "pakek sabuk nya"! " iya kakak ku yang paling ganteng sedunia" "heleh, gombal" " eh kak trus mobil mama kapan dikirim kesana? " "besok kakak akan mengirim nya," "lah trus Hani gimana kalo kakak gak bisa jemput" ? "ooh iya yaa, kakak lupa mendiskusikan itu sama papa dan mama" "mending kakak ajari Hani naik motor aja biar nanti kalo udah bisa Hani bisa pergi sekolah naik motor sendiri", " ehhh ngawur, gak ada belajar belajar naik motor, masih kecil juga" ucap Sam "Hani udah gede kak, temen temen Hani banyak yang naik motor ke sekolah," "gak boleh Hani, nanti kakak dimarahin sama papa", " uuummmhhh" Hani cemberut "jangan cemberut Hani, "! --- Hani sudah berada dikelas nya, duduk sambil membaca buku. " Hani" sapa Rere "eh Rere tumben baru dateng" "Iya tadi mampir ke sekolah adikku" "papa mama kamu dah berangkat han? " "udah tadi pagi" "jangan sedih ya Hani, kan ada Rere sahabat yang selalu ada buat Hani" "hehe iya, nggak sedih kalo disekolah soalnya rame, tapi kalo pas dirumah ya nggak tau lah, " "katanya mau fokus belajar, kalo sedih ya nanti malah gak fokus belajar nya, sibukkan dirimu Hanj supaya kamu gk sedih" Rere menenangkan Hani "apa kamu mau Rere temani dirumah nanti? " "emm enggak usah re, soalnya aku ada janji sama dokter nanti" "kedokter sama siap? " "sama kak samudera donk", " semoga luka dikaki mu dah benar benar sembuh yaa! " "amin" pelajaran di mulai seperti biasa, para siswa dan siswi mengikuti pelajaran dengan baik. Hani juga mencoba fokus mengikuti pelajaran walau sebenarnya dia sedikit galau karena LDR an sama orang tuanya. sudah waktunya istirahat, Hani bergegas keluar kelas dia mau ke toilet. Rere menunggu Hani didepan toilet, mereka akan ke kantin bersama. Rafka sedang memikirkan cara untuk memberi perhatian pada Hani seperti saran ilham. dia sedang berada dikantin dia membeli s**u kotak untuk Hani, ya Rafka tau kalau Hani sangat suka s**u kotak. "Hani mau makan apa?" Rere bertanya pada hani mereka sudah dikantin "mau makan bakso aja deh", jawab hani " yaudah Rere juga", "buk bakso 2 yaa! " hani memesan bakso "minumnya apa nduk? " ibuk kantin menjawab dengan bertanya "air mineral aja buk, hani ambil sendiri dikulkas" jawab Hani "iya nduk ini bakso nya"! ibuk kantin menyodorkan bakso milik hani dan Rere hani dan Rere sudah duduk menyantap bakso mereka, ada lili dan muka juga disana yang sedang makan gorengan. " Hani papa mama kamu sudah berangkat keluar kota? " lili bertanya "iya sudah tadi pagi" jawab Hani "Hani jangan sedih yaa! " ucap lili "semangat Hani", sambung mika " makasih ", Hani tersenyum Para sahabat ahni sangatlah tau dengan raut wajah Hani yang seperti tak bersemangat hari ini. mereka akan memberikan dukungan pada Hani. supaya Hani kuat dan gak sedih sedih. " nih buat loe", Rafka menyodorkan s**u kotak untuk Hani, tiba tiba saja dia sudah berdiri disamping Hani yang sedang makan bakso "Rafka, bikin kaget" ucap Hani "Hani ini buat loe, diminum ya! " "ehh iya iya, makasih Rafka! " lalu Rafka pergi entah mau kemana yang jelas keluar dari kantin. "ciyeeee haniii" Rere menggoda Hani "apaan sih" ucap Hani sambil tersenyum "Rafka baik ya perhatian banget deh sama loe", ucap Rere " ya kebetulan aja karena mungkin dia tahu Hani lagi sedih makanya dia ngasih ini" jawab Hani "Hani ada sesuatu ya sama Rafka? " tanya lili pada Hani "emh hubungan apa maksudnya? " "yaa bungkin udah jadian, heheheheh", lili terkekeh " apaan enggak kok, kita sedikit akrab karna sebangku dikelas", jawab Hani yang agak salah tingkah "kamu beneran gak ada hubungan sama Rafka han? " mika masih penasaran "iya bener" "Hani.. kalo loe pacaran sama Rafka gpp kok aku setuju" ucap Rere "iya lili juga setuju" sambung lili "apaan sih", mika yang melihat ekspresi Hani yang seperti orang lagi kasmaran. tapi dia hanya diam. mika naksir sama Rafka, tapi mika gak akan mengatakan ini pada siapa siapa. sebenarnya dia ingin dekat dengan Rafka tapi sepertinya Rafka susah untuk didekati. --- Bell pulang sekolah sudah berbunyi, Hanu sudah menghubungi pak sarip untuk minta jemput. "mau gue anter pulang"? tanya Rafka pada Hani "nggak usah Raf makasih, pak sarip sudah didepan sekolah" jawab Hani "oke hati hati Hanindya" "iya Rafka juga Hati hati pulangnya" Hani bergegas keluar sekolah untuk segera pulang. Rangga sedang mengobrol bersama mika sambil berjalan menuju parkiran. mika memberitahu Rangga, tentang orang tua Hani yang sudah berangkat keluar kota. "katanya loe mau deketin Hani, ini kesempatan emas buat loe ngga, beri Hani perhatian, dia lagi sedih sekarang" mika memberi saran pada Rangga "wah bener juga kata loe, aku kan lebih sering chat dia,. oh ya kok loe gak bilang sih kalo Hani gak suka pizza", ucap Rangga " lha loe gak nanya ke gue", jawab mika "iya sih, nyesel banget gue bawa pizza waktu itu, Hani nggak memakan satu potong pun", ucap Rangga kecewa " Hani memang gk suka pizza, dia lebih suka burger atau ayam kentaki" "oke oke aku akan lebih berusaha deketin Hani" "semangat" ucap mika -- dirumah Hani sedang makan siang, dia akan belajar sehabis ini. sebenarnya kalau dirumah gini dia merasakan sangatlah sedih, sepi sekali. padahal dia sudah menyetel musik di speaker yang ada dirumah nya. dia belajar di balkon. tiba tiba HP nya berdering tanda panggilan masuk. buru buru melihat siapa yang telpon dia pikir itu mama nya ternyata itu Rangga. "Hallo" jawab Hani "Hallo Hani " "iya Rangga ada apa? " "gue sedang didepan rumah loe nih, loe keluar sekarang ya! " "hah ngapain loe kesini? " "ada sesuatu buat loe". " yaudah bentar" Hani berjalan turun untuk ke luar rumah. Rangga sudah menunggu di depan Pagar. "ada apa Rangga? " tanya Hani "ini aku beliin makanan buat kamu," "emm makasih, kenapa repot repot? " "kata mika kamu lagi sedih karna ditinggal ortu kamu keluar kota jadi aku kesini buat ngehibur kamu" "tapi gue lagi belajar Rangga" "oh gitu ya" "maaf ya gue kalau belajar gak mau diganggu" "yaudah gue balik kalo gitu, dimakan y makanan nya! " "iya makasih" Hani bergegas masuk kerumah nya, meletakkan makanan yang Rangga belikan di meja makan. lalu dia balik lagi di balkon untuk belajar. "apaan sih Rangga ganggu aja" gumam Hani Hani sudah selesai belajar dan mengerjakan tugas, tapi samudera belom juga pulang, Hani memutuskan untuk berkaraoke dirumah nya, itu akan membuatnya sedikit terhibur. menyetel lagu lagu favorite nya dan bernyanyi mengikuti irama musik. mbk Tri yang melihat hani berkaraoke bergeleng geleng kepala. "kayaknya non Hani bener bener sedih ditinggal tuan dan nyonya, kasian sekali" gumam mbk Tri saking mengahayatilsgu yang dia nyanyikan, hani tak tak tau kalau Sam sudah datang, dan sedang memandanginya. "hani hani.. ketahuan banget galau nya ditinggal papa sama mama", gumam Sam Samudera mendekati Hani langsung memeluk adiknya. Hani berhenti bernyanyi. " hah kak Sam, kapan datenganya"? tanya Hani "ssssttttttttt kakak tau kamu pasti sedih tpai jangan lama lama ya sedihnya, kamu gak mau kan bikin mama sama papa kawatir", ucap Sam sambil memeluk adiknya " iya kak, ssskkkkkkk ssssssskkkk" Hani terhisak menangis dipelukan kakaknya "menangislah jika itu membuat mu tenang"! Tak lama Hani berhenti menangis. " sudah nangis nya, kalau sudah ayooo buruan siap siap kita ke dokter ", ucap Sam " iya kak", hani mengangguk lalu masuk kekamar nya untuk ganti baju. -- "mbk Tri pulang aja gpp mbk! "ucap Sam pada mbk Tri "lalu nanti den samudera dan non Hani makan malam ya gimana kalau saya pulang sekarang? " "nanti dari dokter saya akan ngajak Hani makan diluar aja mbk sekalian, " "lalu ini ada makanan den tadi kata non Hani dibeliin sama temennya" "hah kok gak dimakan sama Hani,? " "non Hani sudah makan, lalu temannya datang memberi kan makanan ini den," "kakak Hani sudah siap" ucap Hani sambil berjalan menghampiri kakak nya "Hani ini makanan dari siapa, kok nggak kamu makan sih"? samudera bertanya pada Hani " oh itu tadi Rangga kak yang beliin, aku sudah kenyang tadi, barusan selesai makan trus lagi ngerjain tugas ehhh Rangga dateng bawain makanan, udah mbk Tri bawa pulang aja gpp dari pada disini gak ada yang makan", jelas Hani "yaudah mbak Tri bawa pulang aja mbk", tambah samudera " baik den, non trimakasih, mbk pulang dulu", ucap mbk Tri lalu pulang ke rumahnya. "ayok berangkat Hani, " ajak samudera "ayok kak" mereka berangkat ke dokter naik mobil. dan sesampai disana Hani langsung masuk ruang pemeriksaan. "bagus sudah kering jahitanya" ucap dokter lalu kembali duduk di kursinya "gimana hasilnya, apa Hani sudah sembuh?" samudera bertanya pada dokter "jahitanya sudah kering, sudah tak perlu pakek plaster lagi,"jelas sang dokter " hani udah gak perlu minum obat lagi kan dok? " tanya Hani "iya gak perlu, kamu harus tetap berhati-hati yaa" ucap dokter "baik dok" "kalo begitu kita pamit pulang dokter, trimakasih" samudera berpamitan. samudera melajukan mobilnya. dia pergi ke sebuah tempat makan steak yang Hani suka. Hani pasti akan senang dengan ini pikir samudera. "Hani mau pesen yang mana? " tanya Sam "sirloin kak, minumnya strawberry milkshake". jawab Hani " oke kamu duduk, kakak akan pesan kan. " Hani sudah duduk, lalu ia mengeluarkan ponselnya. dia melihat ada pesan dari sang mama. "Hani sedang apa kamu nak? mama baru aja sampek", " Hani habis dari dokter mah diantar kak Sam, kata dokter jahitan di kaki Hani sudah kering dan gak perlu pake plester lagi" jawab Hani "oh ya syukurlah, kamu sudah makan Hani? " "ini Hani lagi di tempat makan, kakak nraktir Hani makan steak mah" "yaudah jaga kesehatan ya mama mau beberes dulu" "oke mama, istirahat yang cukup ya mah, jangan capek capek, " "oke kak". -- " chating sama siapa Hani? " tanya Sam "mama kak, mama ngabarin kalo barusan sampek" "syukurlah kalo begitu" pesanan datang. Hani dan Samudera mulai makan, sesekali mereka berbincang dan bercanda. samudra adalah kakak yang sangat perhatian pada adiknya. dia sangat menyayangi Hani. walau kadang kadang dia suka godain Hani, dan bikin Hani kesel. namanya juga saudara ada aja lah kadang akur kadang berantem. "samudera", suara dari seorang perempuan yang berdiri disamping samudera " eh ghea, lagi makan juga disini? " tanya sam pada ghea "iya tuh sama temen temen aku, ini siapa? adikmu? " ghea menunjuk Hani "oh yaa kenalin dia adikku" "Hani kak" Hani memperkenalkan diri "salam kenal, aku ghea"
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD