Chapter 27

2068 Words

“Aroma ini?!” batin Cloud langsung berdiri. Bukan hanya Cloud, Rain juga berdiri di saat yang bersamaan. Mereka berdua berpandangan seolah tidak suka melihat satu sama lain. “Em, Tuan-Tuan,” sela Mr. Rafael yang tengah menjelaskan di depan. “Jika kalian tidak keberatan-“ “Permisi, Mr. Rafael.” Merige memotong di saat yang tidak tepat. Dia sedikit ngos-ngosan di ambang pintu kelas. “Merige, kau kembali sendiri?” tanya Mr. Rafael. “Ah, iya. Bell sedang dalam perjalanan. Saya-“ Ucapan Merige terpotong begitu Cloud melintas secepat kilat hingga membuat tubuhnya terhempas ke samping karena desakan angin akibat gerakan Cloud yang seperti kilat itu. “ Eh, Tuan Ra-“ Dia kembali terhempas karena Rain melintas kemudian. Mr. Rafael menghela napas melihat dua tuan di kelasnya pergi begitu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD