Chapter 24

1949 Words

“Apa ini artinya kita kalah taruhan?” Waffie menatap Ooh yang tengah menopang dagu dengan wajah serius. “Aku tidak ingin mengakuinya.” Ooh menghela napas. “Bukankah itu bagus melihat mereka dapat bergaul dengan baik. Pada akhirnya itu adalah benih-benih cinta.” Kyoodle menimpali. “Cinta?” Waffie dan Ooh berujar bersamaan. Kyoodle mengangguk dengan senyuman lebar. “Wahahahahaa!!!” Dua siluman berbeda jenis itu tertawa keras memecah keheningan kelas setelah kepergian Cloud dan Bell. “Tidak mungkin. Ini terlalu lucu. Cinta? Hahahaha.” “Kyoodle jangan terlalu berfantasi. Butuh satu abad untuk melihat cinta diantara mereka.” “Kalian tidak akan tahu apa yang akan terjadi satu detik kemudian. Cinta bisa datang kapan saja, tinggal bagaimana menerimanya. Perbedaan bukan berarti tidak dapat

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD