One Night (Stand) Esok harinya, Arka kembali bergumul dengan masalah rumah tangga, khusunya dapur. Arka masih enggan membangunkan Shilla. Sedangkan Arsen, ia sudah bangun ketika mendengar Arka sudah bangun subuh – subuh tadi. Bahkan Arsen ikut ayahnya melaksanakan sholat subuh di masjid komplek. Arsen mengikuti sholat subuh dengan tenang di samping Arka. “Arsen mau sarapan bubur ayam? “ Tanya Arka di tengah jalan pulang, arsen yang ada di gendongannya mengangguk, bocah itu kini mengenakan peci yang masih terlalu longgar dan kini malah hampir menutup sebagian matanya. “Bentar, kita makan di rumah ya.... “ ucap Arka dengan penuh pengertian. Berbeda dengan sikap menyebalkan yang sering Arka perlihatkan pada Shilla, sikap Arka terhadap Arsen jauh lebih dewasa. Arka berjalan menuj

