34

1048 Words

One Night ( Stand )             Shilla kehabisan nafas, tapi Arka masih tak mau melepaskan diri. Dengan sekuat tenaga Shilla mencoba mendorong Arka dengan tangannya. Tapi sialnya, Arka malah mencengkeram tangannya dan menarik lengan Shilla ke belakang.           Akhirnya, bibir Arka lepas dari pagutannya. Tangan Shilla sudah bergerak meronta untuk di bebaskan.           “Jangan nakal.” Nasehat Arka sambil mendekatkan kembali bibirnya, rindu mengecup bibir Shilla. Puasa lima tahun, berarti harus lima kali. Karena lebarannya lima kali juga.           “Berenti.” Sela Shilla berusaha menghindari Arka dengan memalingkan wajahnya.           “Engga mau, dan engga bisa.” Arka makin ngelonjak. Manusia minim akhlak ini malah mulai berpikir tidak tidak. Pintu ruangan di kunci, ruangan kedap su

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD