39

1607 Words

One Night ( Stand )             Bukan Arka namanya kalau tidak buat keonaran seenak jidatnya. Bahkan Shilla sekarang bisa merasakan aura aura Arka yang menular pada Arsen.           “Sen, nanti kita beli mainan yuk. Papa lagi gabut nih, duit Papa kebanyakan....” tangan Arka sudah mengemdui sejak tadi. Sekarang, sudah hampir setengah bulan Arka dan Shilla ‘Berkomitmen’ untuk menjadi lebih baik. Sebelum tanggal jatuh tempo. Shilla membiarkan Arka saat laki laki itu berpamitan pergi.           “Alsen mau beli mainan Pa!”           Shilla menatap Arsen dengan pandangan memberikan peringatan.           “Jangan manjain Arsen.” Pungkas Shilla dan itu membungkam mulut Arka maupun mulut Arsen. Shilla bisa melihat penolakan yang hendak di tujukan padanya.           “Bunda... Alsen mau beli m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD