One Night ( Stand ) “Apa pernah kamu berpikir, kalau bukan cuman Arsen yang butuh aku. Tapi kamu juga butuh aku?” Shilla diam, bukan ini harusnya. Setingan perdebatan mereka bukan seperti ini harusnya! Perdebatan yang harusnya mempertanyakan peranan Arka sebagai Ayah. Tak seharusnya berubah menjadi sesi interogasi tentang perasaan Shilla yang tentu saja, malu untuk di akuinya. “Apa pernah terbesit di pikiran kamu, untuk membuat hubungan kita jadi lebih baik? Bukan cuman peranan peranan yang selalu kamu utamakan? Atau perdebatan?” “Aku bukan cuman ingin jadi Ayah yang baik, tapi aku juga ingin jadi suami yang baik.” ^^^ Shilla semakin terdiam. Arka bahkan tak bisa berhenti untuk bertanya, memojokan Shilla agar wanita itu j

