One Night ( Stand ) Shilla duduk dengan menahan kepalan tangan, ia ingin mengacaukan rumah ini sekarang juga. Tapi akal sehat Shilla yang masih berjalan menahannya. Sekar duduk dan memperhatikan Shilla, ia sedang memperhatikan interior rumah. Tapi yang sebenarnya Shilla lakukan adalah mencoba meminimalisir kontak mata dengan Sekar maupun Arka. “Sebenarnya, sudah sejak lama Arka ingin mengajak kamu datang ke sini,” tutur Sekar dengan nada ramah. Shilla tersenyum miring, “Sebelumnya, Mas Arka tidak menceritakan kamu sebagai kenalannya.” Sahut Shilla, “Toh kita tidak berada di dalam hubungan dekat yang mengharuskan saling menemui.” Sekar tersenyum kecut dan mengangguk, sebagai seorang wanita, ia bisa melihat Shilla tidak me

