Semoga berhasil

1724 Words

"Mau enggak? Mau ya? Ayo dong mumpung enggak ada Rayza. Kita kan bisa main catur. Kalau ada Rayza nanti diacak-acak," ucap Zahra memelas membuat Raynand pasrah menerima permintaan istrinya. Wajah Zahra yang memohon membuat Raynand mau tidak mau mengalah. "Iya udah iya. Tapi emang kamu bisa main catur?" Tanya Raynand tak yakin pada Zahra. Zahra pun tersenyum ke arah suaminya. Kemudian mengalihkan pandangannya ke arah papan catur dan mulai menata barisan pasukan di atas papan hitam putih itu. "Mas mau yang hitam apa putih?" Tanya Zahra. "Kok kamu ga pakai lingerienya?" Tanya Raynand tak menanggapi pertanyaan Zahra. "Aku pakai kok," ucap Zahra. "Mana? Aku enggak lihat," ucap Raynand menatap Zahra. "Buat daleman," ucap Zahra terkekeh membuat Raynand cemberut. "Haah..." Raynand hanya bi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD