31

1920 Words

Advan mendobrak pintu ruangan bertuliskan Katoo Hatta. Saat dia melihat pria itu tengah duduk dan memegang ponselnya, amarahnya memuncak. Abe mengangguk meminta maaf pada staff yang berlari mengejarnya. Dia meminta mereka untuk kembali bekerja karena ini urusan bisnis yang mendesak. Saat mereka mengerti, Abe masuk ke dalam ruangan, menutup pintu yang kedap suara itu dan ternganga karena Advan menyeret Hatta kasar dan membantingnya di atas karpet. "Advan!" Abe mencoba menarik tangan sahabatnya dan Advan menepis tangan itu keras. Abe terhuyung mundur, menatap Hatta yang merintih kesakitan ketika Advan memukul rahang pria itu hingga kepala Hatta terbentur meja. "Kau harus membayar semua perbuatanmu," bisik Advan dingin. Dia kembali melayangkan tinjunya pada pria itu hingga Hatta semakin b

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD