Bab 112. Pohon Mangga

1019 Words

Amanda sudah menyelesaikan pekerjaannya dan mengirim langsung pada Rania yang berada di kota. Wanita cantik itu merenggangkan tubuhnya. Ibu mertuanya saat ini sedang pergi ke tempat kakaknya, Bibi Tiwi, sementara Wisnu pergi ke ladang. Tinggallah Amanda sendiri di dalam rumah, membuatnya merasa jenuh karena tidak ada pekerjaan yang harus dikerjakannya. Amanda mengedarkan pandangannya ke sekitar. Umumnya orang asing akan takut di dalam rumah yang baru ditempati, sayangnya hal itu tidak berlaku bagi Amanda. Perempuan cantik itu tampak santai melenggang kemanapun dia pergi di dalam rumah ini. Tidak ada energi negatif sama sekali yang membuatnya merasa takut atau merinding. Sudah pernah dikatakan oleh Amanda, hantu pun mungkin akan sungkan padanya. "Cari Siti dulu lah." Ini sudah

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD