Amanda duduk dengan tenang di sofa dalam ruang tamu sambil mengerjakan pekerjaan yang dikirimkan oleh Rania padanya. Kadangkala satu tangannya bergerak untuk menjepit keripik pisang yang dibuat oleh ibu mertua dan juga bibinya. Sementara sisanya digunakan untuk mengetik dengan gerakan cepat di keyboard laptop miliknya. Ada beberapa tumpukan kertas di meja, ada segelas air putih, juga satu toples keripik pisang buatan Bibi dan juga mertuanya. Sementara Ibu mertuanya diminta untuk beristirahat di dalam karena tidak ingin melihat ibu mertuanya yang kelelahan. Sementara Wisnu sudah kembali ke toko dan mungkin pria itu akan pulang sebentar lagi. Benar saja, ketika Amanda baru saja hampir menyelesaikan pekerjaannya, motor matic milik Wisnu masuk ke halaman rumah mereka kemudian terpar

