Bab 72 (Hinaan Beruntun)

1150 Words

“Puas bersenang-senang denga laki-laki baru? Kalau Hendramo dengar … menurutmu bagaimana perasaannya, ya? Anaknya yang perempuan akan menikah, tetapi justru mendekati laki-laki lain. Sungguh lucu, kan?” “Apa yang tante mau dari aku?” Aini yang tengah membersihkan kamarnya menjawab, tidak sekali pun melirik ke arah Niar. Aini tau kalau melihat wajah Niar hanya akan membuat mood-nya menjadi buruk. Sikap Aini yang berani itu membuat Niar mendengkus. Tidak pernah dia sangka kalau Aini berani bersikap seperti itu kepadanya. “Udah berani, ya kamu sekarang. Liatin aja, kamu nggak akan pernah tenang tinggal di sini!” ancam Niar, berhasil mendapatkan helaan napas panjang dari Aini. “Memangnya, kalian pernah bersikap baik kepadaku?” Pertanyaan tersebut memang benar. Kedatangan Niar dan kedu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD