“Hari ini, semuanya gue yang traktir!” teriak Lia yang menggenggam segelas jus dingin. Senyuman di bibirnya begitu lebar sampai rasanya sedikit menyeramkan. “Jangan makan banyak-banyak, nanti sakit perut,” peringat Aini yang melihat pesanan Lia yang sudah menggunung. “Kenapa? Malam ini kan kita makan sepuasnya, all you can eat! Sebagai … tanda perjuangan Aini untuk melawan laki-laki yang suka selingkuh!” Gaya bicara Lia yang seperti orang mabuk membuat Aini terkekeh. Memang benar, ketika Aini hampir luluh semalam dari Dave, tiba-tiba saja Lia datang dan mengetuk-ngetuk kaca mobil Dave. Tentunya suara yang terdengar nyaring di dalam mobil berhasil mengejutkan mereka berdua. Tau kalau Dave sudah tidak bisa apa-apa, dia segera membuka kunci dan membiarkan Aini keluar. Ekspresi kekesala

