Bab 56 (Pertengkaran)

1151 Words

Hendramo yang nampak begitu kelelahan merebahkan dirinya di sofa rumahnya begitu sampai. Jas yang dia gunakan berada di lantai sedangkan tas yang dia bawa ada di sampingnya. Dasi yang menggantung di lehernya kini sudah ditarik paksa ditambah dengan dua kancing kemeja atasnya yang mulai terbuka juga. Hendramo sendiri tidak datang diam-diam sehingga semua yang masih bangun di dalam rumah tersebut bisa mendengarnya. Salah satunya adalah Niar. “Baru pulang?” tanya Niar dengan nada yang begitu menyebalkan. Hendramo yang mendengarnya mengerutkan kening, padahal dia baru saja akan masuk ke dalam alam mimpi setelah bekerja dengan begitu lelah. Dia sendiri tidak tau, apakah selama ini Niar selalu berbicara seperti itu atau ini hanya perasaannya saja. “Kenapa?” balas Hendramo yang tidak merubah

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD