Bab 44 (Amarah)

1145 Words

Pagi-pagi sekali Lia sudah keluar dari rumahnya. Dia meninggalkan pesan singkat kepada Aini yang berkata kalau dia akan keluar hingga sore, hanya saja dia tidak berkata akan pergi ke mana. Tentu saja tempat yang dia tuju ini bersifat rahasia sehingga dia tidak mau Aini tau. Terlebih, ketika hari itu Aini tidak perlu bekerja, dia berkata agar Aini tinggal saja lebih lama di rumahya, dia sendiri tidak masalah bila memiliki teman yang mau menemaninya di rumah. Saat Lia keluar, Aini nampak masih tertidur dengan pulas, pastinya dia kelelahan karena harus menangis begitu lama. Entah berapa banyak air mata yang dia curahkan pada malam itu. Terlebih ketika dia memaksakan diri untuk bercerita kepada Lia apa yang terjadi kepadanya dengan Dave hingga dia merasa kalau dia tidak bisa pulang. Lia yang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD