16

930 Words
Di sisi lain... "engghh" lirih seorang perempuan di kamarnya. "lohh kok lo udh bangun sih??" tanya seorang yang lain. "gw bangun pagi salah dibilang kok bangun pagi. Gw bangun siang dibilang pemales. Lo tuh maunya apa sih?" tanya perempuan itu kesal. "heheh ya sorry. Kan gw heran ajh lo bangun pagi" ucap seorang. "gimana kabar mereka?" tanya perempuan itu. "mereka semua baik tapi kecuali alea. Belakangan ini kondisinya turun karena abis ngejalanin misi bareng rio. Oiya kenapa gak lo ajah sih yang ngecek dengan mata kepala lo sendiri?!" kesal orang itu. "kalau ada lo kenapa gw harus cape cape turun tangan? Lagian lo sekertaris gw" ucap perempuan. "ASTAGAHH VICTORIA QUEENA BORET ALEXSANDER. Sumpah lo bikin gw naik dara. Lo gak tau apa kalau gw juga sibuk. Apa lagi gw disuruh jadi pengganti lo di perusahann lo yang baru" gemas orang itu. Yup perempuan itu adalah victoria. Kenapa? Kaget? Wkwwk "afifa dengerin gw yah. Kalau gw keluar sekarang bukannya masalahnya kelas malah jadi makin numpuk" kesal victoria. Fyi. Afifa adalah sekertaris dari victoria. Dia adalah orang yang datang ke meeting nya rio. Jadi udh ketebak kan victoria itu CEO nya perusaahan apa? "mana farel? Kok gak ada?" tanya afifa. "dia lagi kumpul bareng io dkk" ucap victoria sambil bermain hp dan sarapan. Victoria memang sudah biasa sarapan di kamar. "entar lagi dokter bakal dateng. Gw ada meeting lagi sama perusahaan lo. Jadi gw gak bisa temenin. Nanti bilang mbok sri untuk nemenin lo" ucap afifa sambil membersihkan meja kerja dari farel dan victoria. "iya bawel" ketus victoria. "ya udh ge berangkat yah, byee" ucap afifa. Victoria pun melamun memikirkan kejadian 3 tahun yang lalu. Flassback on DUAARRR Mobil yang di naiki oleh nana dan farel meledak karena di tembak oleh mafia mafia kecil. Ini sendiri berbeda dengan rencana mereka. Farel dengan gesit keluar dari mobil itu bersama ketua BLACK KICK. Sebenarnya farel ingin menyelamatkan nana tetapi nana berpesan 'KALAU LO TOLONGIN GW, GW BAKAL POTONG SI KECIL' kata kata yang halus tapi mematikan. Nana pun di bawa oleh rio dkk dan alea dkk untuk ke rumah sakit milik victoria. Saat di nyatakan meninggal farel pun panik karena tidak sesuak dengan rencana. Dia pun mencari cara agak bisa menyelamatkan victoria walau dokter sudah menyatakan dia tiada. Farel pun segera ke markas BRM saat yang lain masih di rumah sakit. Farel pun ke ruangan rahasia victoria karena victoria pernah bilang 'kalau seandainya gw tiada, gw mau lo ambil ramuan yang gw buat dan ambil beberapa dokumen di ruangan rahasian gw'. Sesudah itu mereka pun menuju mansion farel yang dia beli sediri, gan tidak ada yang tau tentang mansion itu kecuali victoria dan farel sendiri. Farel pun menyusun rencana agar bisa menculik mayat dari victoria. Akhirnya pun mereka menetapkan waktu yang tepat untuk menculik victoria. Tapi naas dia hampir ketahuan. Untung sajah dia memakai penyamaran. Setelah berhasil farel membawa victoria ke kamar rahasia di mansion itu. Lalu meminumkan ramuan yang sudah di racik oleh victoria sediri. Jujur farel sangat takut kehilangan victoria. Sudah 1 jam tapi tidak ada yang berubah hingga... "haa" hembusan nafas victoria yang disusul batuk. "ia? Ada yang sakit? Mau minum? Kepalanya sakit? Mau apa?" farel pun menayakan banyak pertanyaan membuat victoria jegah. "aku gk papa rel. Aku dimana? Terus ini kenapa badan aku sakit semua?" tanya victoria. "kamu tau kamu baru ajh bangun dari kematian, sumpah aku takut banget kamu pergi" ucap farel lalu memeluk victoria dengan mata berkaca. Jujur memang farel di kenal cowo yang dingin tapi dibalik itu farel adalah cowo biasa yang sangat menyangi wanitanya. "gimana keadaan mereka?" tanya victoria. "keadaan mereka Lumayan buruk. Tapi mommy kamu keadaanya miris banget. Dia sempet gak sadarin diri selama 2 hari" ucap farel sedih. "huh kamu gak ketahuan kan?" tanya victoria. "hampir, pas aku lagi bawa kamu keluar dari kamar mayat tiba tiba rio masuk. Untung aku pake penyamaran dan udh retas semua cctv. Kalau enggak kita ketahuan" ucap farel. "untuk beberapa bulan kedepan kamu jangan muncul dulu. Biarkan mereka tenang" perintah victoria. "jadi setelah itu, kamu gimana?" tanya farel. "aku bakal biarin orang itu bersenang senang" jawab victoria menujukan smirk nya. "kamu jangan gitu ihh aku takut" farel. "idih kamu juga serem" ucap victoria. Flassback off Tok tok tok "permisi miss, dokter sudah sampai" teriak mbok sri. "suruh masuk ajah mbok" teriak victoria. "pagi miss" sapa dokter reta. "pagi dok, gimana keadaan mommy saya" tanya victoria. "keadaanya semakin lama semakin menurun miss. Saya sarankan untuk tidak memikirkan banyak hal." ucap dokter reta. Dokter reta ini adalah dokter yang merawat mommynya victoria. "hmm, kalau saya dok? Apa penyakit saya sudah hilang?" tanya victoria. "kemarin saya sudah cek di lab, sudah hilang 99% tapi bisa sajah penyakit itu balik lagi. Saya harap miss tidak sering sering banyak pikiran. Karena itu salah satu pemicu nya. Apa miss sudah tidak mimisan lagi?" tanya dokter reta. "sekarang sih sudah enggak dok" jawab victoria. "kalau begitu saya undur diri dulu miss, karena saya di panggil lagi orang tuan muda rio" ucap dokter reta. Setelah dokter reta itu pergi, victoria pun memutuskan pergi ke salah satu cabang cafenya. "halo kenapa sayang?" tanya farel. "aku mau ke cafe, kamu masih lama?" "aku masih 20 menit lagi meetingnya" "ya udh deh aku kesana sendiri" "enggak, sama bodyguard" tegas farel. "gak usah dehh, cuma ke cafe doang" "pake atau enggak boleh keluar rumah" ancam farel. "iya ihh, bawel" kesal victoria. "bawel bawel gini kamu sayang kan" goda farel. "dah lah, aku mau pergi bay" ucap victoria. FYI. Sejak kejadian itu mereka pacaran dan merintis perusahaan dengan kepintaran mereka. Tau kan nama perusahaannya kalau gak tau liat di chapter 15!!
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD