Bab 16

1974 Words

Malam harinya, Yama terbangun, lelaki itu melihat jam dinding yang menunjukkan pukul 2 pagi. Tenggorokannya terasa kering, Yama memutuskan pergi ke dapur untuk mengambil air minum.  Berjalan dengan sedikit sempoyongan karena masih merasa sedikit ngantuk, ia pun beberapa kali menguap seraya mengusap matanya. Lalu ia melihat seseorang yang tengah menonton televisi, kakinya berjalan mendekati orang itu, dan ia mengernyit heran melihat Tiana yang sedang ngemil di sana. "Na? Nggak tidur?" tanyanya. Tiana menoleh, ia menggeleng pelan sebagai jawaban. Yama menghela napasnya. "Mau ditemenin nggak? Eh, maksudnya boleh gak aku duduk di sana?" ucap Yama seraya menunjuk tempat yang kosong di samping Tiana. Tiana melihat sisi kanannya yang kosong. "Kak Yama mau nonton? Kalau mau nonton yaudah

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD