Bab 77

2061 Words

 Bagai tersambar petir disiang hari, tubuh Yama menjadi kaku mendengar kabar itu dari ibunya. Ia menghela napas dengan berat, hatinya terasa sangat sesak. Ia jadi memikirkan Tiana sekarang, bagaimana reaksi Tiana nanti setelah mengetahui bahwa anak yang ia perjuangkan hingga saat ini tak bisa diselamatkan? Yama tak bisa membayangkan bagaimana rasa sakit yang dialami gadis itu. Seakan tak ada habisnya, Tiana lah yang selalu menderita. "Yama mau ke Tiana, Ma ..." ucapnya. Mila menatap Guntur dengan bingung. Ia tak tahu harus melakukan apa sebab Yama sekarang menjadi tahanan polisi. Belum ada bukti juga kalau Yama sudah negatif dari barang haram itu. Guntur mengelus pelan lengan Mila. "Biar aku yang urus, kamu tunggu di sini sama Yama," ucap Guntur seraya mengangguk meyakinkan Mila. Mila

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD