40

1307 Words

Lovinta dan Gilang saling bertukar pandang saat mendengar keribuatn di luar. Lelaki itu beranjak dari duduknya ingin melihat sebenarnya kejadian apa yang sedang terjadi di luar dan lelaki itu tidak sengaja bertemu dengan Dimas. “Ada apa paman?” tanyanya menatap Dimas bingung. “Ivan, cepat kabari polisi secepatnya dan ambil CCTV di ruang rawat putri paman, sekarang juga!” perintahnya lalu ia ingin kembali berlari. Namun, Gilang mencekal pergelangan tangannya. “CCTV? Untuk apa, paman?” Gilang semakin mengerutkan keningnya bingung. “Tidak ada waktu untuk menjelaskan. Sekarang kamu ikuti saja perintah dari paman!” Dimas berucap tegas. Gilang pun menganggukkan kepalanya dan mengerjakan apa yang diperintah Dimas. Sedangkan lelaki itu, ia kembali mengejar Edera yang semakin menjauh. Se

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD