37

1294 Words

Danial dan Edera pun datang menjenguk sang putri di rumah sakit. sebenarnya ke dua sepasang suami istri itu sudah lama sampai di rumah sakit tempat Lovinta dirawat. Namun, Danial tidak punya cukup keberanian untuk menemui sang mama. “Mau sampai kapan kamu takut sama mama kamu itu?” Sedari tadi Edera mengomel tanpa henti karena suaminya yang kelewat pengecut. “Wajar saja kalau aku tidak berani untuk menemui mamamku. Karena masa lalu itu yang membuatku ketakutan dan itu juga karenamu!” Danial menatap Edera tajam. Lelaki itu sudah tidak peduli lagi dengan tatapan para pasien yang menatapnya heran. “Kamu nyalahin aku, mas?” tanya wanita itu dengan kekehan heran. “Bisa-bisanya kamu masih nyalahin aku! Dari dulu mama kamu emang ikut campur masalah rumah tangga kita. Terus kamu nyalahin aku

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD