Bab 8 Fabian – Petunjuk dari Tuhan

1304 Words

Bab 8 Fabian – Petunjuk dari TuhanSepulang dari rumah Papa, aku banyak berpikir tentang apa yang orang tuaku sampaikan. Apa benar, aku terlalu jahat pada Airin? Akan tetapi, aku sudah memberi tahunya untuk segera pergi, jika tidak mau lagi menunggu. Lagi pula, aku tidak memaksanya untuk menunggu. Airin sendiri yang tetap di tempatnya, tanpa membuka kursi untuk orang lain. Meskipun, aku sendiri tidak mengatakan bahwa kursi itu milikku. Ponsel yang teronggok di atas meja berdering. Fokusku menentukan pakaian mana yang akan kupakai, terganggu seketika. Nama Airin terlihat pada layar, dan aku segera meraih benda pipih tersebut tanpa ingin membuatnya lama menunggu. “Halo, Mas Bian. Maaf mengganggu pagi-pagi.” Suara lembut Airin menyapa gendang telingaku. “Ada apa, Rin?” tanyaku tanpa basa-b

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD